Agregat akhir 5-2 memastikan Bodo/Glimt menjadi tim Norwegia pertama yang lolos ke babak 16 besar Liga Champions, sejak Lillestrøm mencatat agregat 5-3 atas Linfield pada putaran pertama edisi 1987/1988.
Bodo/Glimt Tahan Tekanan Babak Pertama
Bodo/Glimt menghadapi tekanan besar sejak menit awal laga leg kedua ini, dengan Inter Milan menguasai tempo dan hampir seluruh penguasaan bola di sepertiga akhir lapangan.
Davide Frattesi, Sebastiano Esposito, dan Piotr Zielinski menciptakan beberapa peluang, tetapi pertahanan Bodø/Glimt tetap rapat dan tidak memberikan celah berarti.
Tim asuhan Kjetil Knutsen berhasil menahan serangan tuan rumah hingga turun minum.
Hauge dan Evjen Kandaskan Langkah Inter
Keputusan krusial terjadi pada menit ke-58 ketika Manuel Akanji melakukan kesalahan operan yang dimanfaatkan oleh Jens Petter Hauge. Penyelamatan awal dari Yann Sommer gagal menahan bola, dan Hauge mencetak gol pertama bagi Bodo/Glimt.
Gol kedua tercipta pada menit ke-72. Hakon Evjen bergerak ke tengah, menerima umpan dari sisi kanan yang dikirim Hauge, dan menaklukkan Sommer dengan tendangan langsung.
Alessandro Bastoni sempat memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1, tapi gol itu terlalu terlambat untuk membalikkan keadaan dan mengubah agregat.
Bodo/Glimt Lolos ke Babak 16 Besar
Dengan kemenangan ini, Bodo/Glimt mencatat sejarah sebagai tim paling utara yang pernah mencapai babak playoff Liga Champions.
Klub yang berdiri pada 1916 di kota berpenduduk 53 ribu jiwa dan bermain di stadion berkapasitas 8.270 penonton ini, sebelumnya telah menembus perempat final UEFA Conference League (2022) dan semifinal UEFA Europa League (2025), serta meraih empat gelar juara domestik di Norwegia.
Di babak 16 besar, Bodo/Glimt akan menghadapi salah satu dari dua tim, yaitu Manchester City atau Sporting CP, setelah sebelumnya mengalahkan City asuhan Pep Guardiola musim ini.
Kemenangan ini menegaskan performa impresif Bodo/Glimt di kompetisi Eropa, sementara Inter Milan asuhan Cristian Chivu harus mengakhiri perjuangan di Liga Champions tanpa mencapai babak 16 besar.(*)
Editor : Heri Sugiarto