Evaluasi Penanganan Covid-19 di Lingkungan Kerja Bengkel Las Se Kota Padang

119
Ilustrasi Covid-19. (Foto: IST)

Nadia Usma Dewi dkk
Mahasiswa Teknik Lingkungan Unand

Covid-19 merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 yang baru teridentifikasi. Penyakit ini pertama kali muncul pada Desember 2019 di Kota Wuhan, Provinsi Hubei, China. Covid-19 menyebar dengan cepat ke seluruh dunia awal tahun 2020, sehingga 11 Maret 2020, WHO menyatakan Covid-19 sebagai pandemi. Penyakit ini menyerang paru-paru dan sistem pernapasan manusia.

SARS-CoV-2 merupakan virus baru dari keluarga Coronavirus yang belum teridentifikasi sebelumnya. Coronavirus termasuk subfamili dari Orthocoronavirinae dalam famili Coronaviridae dengan ordo Nidovirales.

Gejala umum seseorang terinfeksi Covid-19 meliputi demam (suhu tubuh e” 38°C), kelelahan, batuk, pilek, nyeri tenggorokan, sesak napas, hingga menimbulkan penyakit pneumonia ringan sampai berat. Gejala penyakit Covid-19 ini diperkirakan mulai terlihat pada hari ke 2 sampai hari ke 14. Vaksin dan pengobatan untuk Covid-19 belum ditemukan hingga saat ini.

Penanganan Covid-19 untuk saat ini dilakukan dengan mengobati gejalanya dan memperkuat imun tubuh pasien. Usaha yang dapat dilakukan untuk mencegah tertularnya penyakit ini dengan menghindari kontak langsung dengan hewan dan pasien positif Covid-19, rajin mencuci tangan dengan sabun dan air serta memakai handsanitazer, hindari menyentuh mata, hidung dan mulut, serta menggunakan masker saat ingin keluar rumah.

Menurut ahli kesehatan, virus ini berasal dari kelelawar yang dijual di Pasar Makanan Laut dan Hewan di Kota Wuhan. Pada mulanya, virus ini diduga menyebar dari hewan ke manusia. Lalu penyebarannya terjadi dengan sangat cepat dari seseorang yang terinfeksi ke orang lain melalui cairan yang keluar disaat batuk ataupun bersin.

Cairan tersebut dapat menempel di bagian mulut atau hidung, sehingga terhirup dan masuk ke paru-paru. Contoh kasus lain, penyebaran terjadi melalui permukaan benda yang terkena percikan cairan orang yang terinfeksi, misalnya pada meja, bangku ataupun benda lainnya.

Virus korona rentan terjadi pada orang yang berusia 50 tahun ke atas. Pada anak-anak, kemungkinan terkena virus ini lebih kecil dibandingkan orang dewasa, tetapi mereka dapat menularkannya.

Tercatat Selasa, 2 Juni 2020 jumlah kasus terkonfirmasi positif di dunia sebanyak 6.377.596 kasus dan korban meninggal sebanyak 380.205 orang, kemudian di Indonesia sebanyak 27.549 kasus positif dan korban meninggal sebanyak 1.663 orang.

Selain itu, perlu diketahui juga lingkup penyebaran virus corona yang terdiri dari tiga proses, yaitu local transmisson, imported casses only, dan community spread. Local transmission adalah penularan virus yang terjadi di lokasi penderita dan tidak ada riwayat perjalanan ke luar negeri, imported casses only merupakan penularan virus yang terjadi di luar lokasi penderita, penderita memiliki riwayat perjalanan keluar negeri, sedangkan community spread adalah proses penyebaran virus tanpa diketahui di mana dan kapan penderita terinfeksi.

Meningkatnya kasus orang yang terinfeksi Covid-19 saat ini membuat pemerintah menetapkan kebijakan untuk mencegah penularan dan mengimbau masyarakat untuk tetap di rumah serta sementara waktu kegiatan di luar ruangan pun dilakukan di rumah.

Termasuk untuk lingkungan kerja, pemerintah telah menetapkan Surat Edaran Nomor HK.02.01/MENKES/216/2020 tentang Protokol Pencegahan Penularan Coronavirus Disease (Covid-19) di Tempat Kerja sehingga pelaksanaan kerja harus mengikuti prosedur tersebut. Berdasarkan edaran tersebut, sekarang banyak perusahaan yang menerapkan sistem kerja Work From Home.

Tidak semua pekerjaan dapat dilakukan dari rumah, seperti bengkel-bengkel las yang berada di Kota Padang tetap buka seperti biasa dengan menerapkan protokol kerja yang telah ditetapkan. Survei dilakukan kepada pekerja-pekerja bengkel las di kota Padang dengan membagikan kuisioner secara online dan sebanyak 56 responden mengisi survei tersebut.

Survei yang dilakukan bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan upaya penanganan Covid-19 di lingkungan kerja bengkel las se-Kota Padang. Berdasarkan kuisioner yang dibagikan didapatkan data sebesar 78,92% pekerja mematuhi protokol kesehatan yang diimbau pemerintah. Selain penyebaran kuisioner secara online, peneliti juga melakukan wawancara langsung kepada beberapa pekerja bengkel las di kota Padang.

Salah satu narasumber yang bernama Zul mengatakan, kalau tidak bekerja anak dan istri mau dikasih makan apa. Tapi ia bekerja tetap memakai masker, pulang kerja langsung mandi. Berdasarkan survei dapat disimpulkan bahwa pekerja bengkel las di Kota Padang telah melaksanakan protokol kesehatan yang diterapkan pemerintah selama melakukan pekerjaan di bengkel las.

Semakin hari kasus positif virus Covid-19 di Indonesia umumnya dan Sumatera Barat khususnya terus bertambah. Peran semua pihak baik pemerintah maupun masyarakat sangat dibutuhkan dalam memutus rantai penyebaran virus Covid-19. Selalu menjaga diri dan keluarga agar tetap sehat dan terhindar dari virus ini dengan cara mematuhi semua peraturan yang telah disampaikan oleh pemerintah dan selalu stay at home agar dapat memutus rantai penyebaran virus sehingga pandemi ini dapat segera berakhir. (*)