Pengembangan SDM Pilar Vital Unand PTNBH

12
Harben Sani Koordinator Pengelola Tata Usaha LPPM Unand

ERA disrupsi saat ini mengharuskan semua institusi untuk mengubah cara pandang secara fundamental. Ini untuk mengubah semua sistem tatanan kepada cara-cara baru agar tetap bertahan bahkan lebih berkembang dengan pemanfaatan teknologi informasi.

Salah satu sumber daya yang berperan pada proses manajemen perubahan itu adalah sumber daya manusia (SDM) atau human resource. Faktor manusianya tetap memegang peranan penting bagi kemajuan organisasi untuk merespons secara efektif pada tekanan eksternal dan internal organisasi.

Respons terhadap hal tersebut disikapi oleh Universitas Andalas sebagai institusi pendidikan dengan transformasi status badan layanan umum (BLU) menjadi berguruan tinggi negeri berbadan hukum (PTNBH). Yakni dengan diundangkannya Peraturan Pemerintah Nomor 95 Tahun 2021 pada 31 Agustus 2021.

Transformasi memasuki tahapan baru PTNBH ini memberikan harapan baru bagi segenap dosen, mahasiswa dan tenaga kependidikan untuk kemajuan Unand kedepan menjadi world class university.

Sekaligus, mengikat konsekuensi dan komitmen yang luar biasa untuk dapat mempertahankan prestasi Universitas Andalas saat ini. Yaitu perigkat 14 universitas terbaik versi QS WUR 2023.

Unand PTNBH memiliki kewenangan otonom dalam mengatur penyelenggaraan operasional organisasi. Baik otonom dalam akademik, pengaturan SDM, maupun dalam keluasan keuangan.

Implementasinya akan berdampak pada hasil yang lebih baik atau sebaliknya. Harapan akan keinginan itu terwujud dengan terbitnya Peraturan Rektor Universitas Andalas No. 8 Tahun 2022 tentang Organisasi dan Tata Kerja Organ Pengelola Universitas Andalas.Salah satunya dengah hadirnya Direktorat Sumber Daya Manusia sebagai unit kerja yang melaksanakan fungsi pengembang dan pelaksana tugas strategis terkait SDM Unand.

Baca Juga:  Bajak Gratis

Mengembangkan konsep perubahan paradikma terhadap kemajuan sumber daya kedepan mesti dilakukan dengan segera dengan meningkatkan kinerja sumber daya manusia secara sistematik dan terarah. Ini agar proses pencapaian tujuan dapat dilaksanakan secara efektif dan efisien.

Program-program analisis SDM melalui proses reevaluasi SDM, sistem upgrading kompetensi tenaga kependidikan PTNBH mengukur kewenangan pelayanan secara bertahap dengan selalu melakukan workshop kopetensi bidang untuk setiap unsur yang di kerjakan.

Analisis beban kerja, roadmap, dan peta jabatan tenaga kependidikan sebagai arah tujuan rekrutmen ketenagaan jelas dan terus menjadi pedoman. Pengaturan regulasi SDM dan penguatan tata kelola kelembagaan (standard operating -procedure).

Pengembangan Komptensi SDM melalui peningkatan strata pendidikan, peningkatan kompetensi kepribadian, kompetensi sosial sebagai penunjang proses pelaksanaan tugas dan fungsi SDM, reward dan punishment tepat waktu dan berkelanjutan.

Strategi mengetahui analisis data dosen dan tenaga kependidikan secara kualitas dan kuantitas mendesak untuk diperhitungkan guna pengambilan kebijakan strategis, tidak bisa begitu saja menjadikan bentuk yang abstrak selalu dipertahan seperti saat ini.

Peningkatan kualitas layanan terhadap semua stakeholder mengutamakan jaminan mutu yang terstandarisasi. Dukungan terhadap SDM dosen dalam tri darma perguruan tinggi guna pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) Perguruan Tinggi.

Proses perubahan secara signifikan tentu tidak akan bisa dilakukan secara instan. Berjalannya waktu memantapkan SDM Unand menjadi sumber daya unggul berbasis IT yang siap mengabadikan diri dalam menopang cita-cita PTNBH. (*)