Saat Menjabat Harus Siap Diberhentikan

Aqua Dwipayana
Pakar Komunikasi
dan Motivator Nasional

Setiap amanah yang diperoleh pasti ada konsekuensinya. Tidak terkecuali jabatan. Ketika seseorang menjabat, harus siap setiap saat diberhentikan. Hal tersebut adalah risiko jabatan. Jika itu terjadi tidak perlu sedih, marah, kecewa, dan sakit hati. Apalagi sampai mencari kambing hitam penyebab itu terjadi.

Terimalah dengan ikhlas dan ambil hikmahnya.Terbaik segera lakukan introspeksi diri. Dengan jujur “menelanjangi” diri sendiri. “Berkomunikasi” sama Tuhan agar tahu kenapa diberhentikan dari jabatannya.

Jika memang melakukan kesalahan agar diakui saja. Tidak perlu mencari alasan dan pembenarannya. Untuk selanjutnya jangan diulangi lagi.

Tidak ada jabatan yang kekal di muka bumi ini. Semuanya bakal berakhir. Mengenai berapa lama menjabat, relatif sekali. Hitungannya bisa hari, minggu, bulan, dan tahun.

Paling utama saat menjabat melaksanakan semua pekerjaan dengan amanah. Harus selalu ingat bahwa seluruh aktivitas yang dilakukan perlu dipertanggungjawabkan baik di dunia maupun di akhirat.

Jangan Semena-Mena
Karena menjabat itu pertanggungjawabannya sangat berat, maka selalulah hati-hati. Jangan semena-mena, baik di internal maupun eksternal.

Baca Juga:  Dukungan Jahja Setiaatmadja, BCA Kembali Sponsori Buku Aqua Dwipayana

Harus diingat dan menjadi perhatian utama bahwa salah satu kunci sukses saat menjabat adalah dapat berkomunikasi dengan baik dan bekerja sama dengan semua jajarannya di internal.

Membangun komunikasi yang baik dan menghargai semuanya sehingga memberi dukungan penuh. Dengan begitu saat menjabat seluruhnya lancar.

Hubungan dengan pihak eksternal harus terus-menerus dipelihara. Upayakan semuanya merasa nyaman agar selalu timbul kesan positif.

Sikap melayani, baik di internal maupun eksternal agar terus-menerus dilaksanakan. Jangan pernah merasa dirinya lebih hebat dari orang lain.Ingat jabatan itu adalah amanah dan tidak kekal. Makanya jangan pernah disia-siakan apalagi disalahgunakan.

Merekayang sedang menjabat agar menyadari semua itu sehingga konsisten melaksanakannya. Insya Allah selamat saat menjabat. Aamiin ya robbal aalamiin.(*)