Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jalan Berok Dipenuhi Lumpur Mengering, Warga Siteba Ramai-ramai Turun Tangan

Endang Pribadi
Penulis: Endang Pribadi❯

Warga Siteba bersama aparat membersihkan lumpur mengering di Jalan Berok pascabanjir, Minggu (30/11/2025). (Dok: Endang P)
Warga Siteba bersama aparat membersihkan lumpur mengering di Jalan Berok pascabanjir, Minggu (30/11/2025). (Dok: Endang P)
PADEK.JAWAPOS.COM—Puluhan personel kepolisian bersama warga membersihkan sisa lumpur yang mengering di sepanjang Jalan Berok, Siteba, Padang, Minggu (30/11/2025).


Advertisement

Aktivitas ini dilakukan setelah banjir akibat luapan Batang Kuranji melanda kawasan Jembatan Siteba pada Jumat dini hari.

Camat Nanggalo, Amrizal Rengganis, menyampaikan bahwa proses pembersihan dimulai setelah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Padang mengevakuasi tumpukan kayu gelondongan yang terbawa arus ke rumah warga dan badan jalan.

“DLH Kota Padang telah mengangkat kayu-kayu yang menumpuk di jalan dan kawasan permukiman,” kata Amrizal.

Advertisement

Ia menjelaskan bahwa personel gabungan dari kecamatan, kepolisian, TNI, dan warga kini fokus menyingkirkan lumpur yang mengeras.

Setelah pembersihan manual, petugas Damkar Padang akan melakukan penyemprotan untuk menghilangkan sisa pasir.

Peringatan Kerusakan pada Jembatan Lama Siteba

Advertisement

Amrizal mengimbau warga berhati-hati melintasi Jembatan Lama Siteba yang mengalami kerusakan pada pondasi tengah.

Ia menyebut tim PUPR Kota Padang masih mendata kerusakan jembatan dan memastikan kelayakan infrastruktur yang masih tersisa.

Enam Jembatan Mengalami Kerusakan Berat

Kepala Dinas PUPR Kota Padang, Tri Hadiyanto, menjelaskan bahwa enam jembatan terdampak banjir secara signifikan.

Dua jembatan mengalami kerusakan berat, yakni Jembatan Sawah Liek dan Jembatan Kampung Tanjung.

Empat jembatan lainnya putus total, masing-masing Jembatan Gunung Nago, Jembatan Kalawi Limau Manih, Jembatan Batipuh Panjang, dan Jembatan Batok Guo.

Ia menyebut belum dapat merinci kondisi Jembatan Lama Siteba, Jembatan Kalawi dekat Kampus Azkia, dan Jembatan Muaro Panjalinan akibat hantaman kayu gelondongan.

Kerugian Infrastruktur Capai Rp202,8 Miliar

Melalui keterangan resmi Kominfo Padang, Wali Kota Padang menyampaikan bahwa total kerugian infrastruktur akibat banjir bandang mencapai Rp202,8 miliar.

Kerusakan terbesar terjadi pada Jembatan Gunung Nago dengan estimasi Rp45 miliar, disusul Jembatan Kalawi Limau Manis mencapai Rp35 miliar.

Kepala BPBD Padang, Hendri Zulviton, mengatakan kerusakan pada enam jembatan tersebut ditaksir mencapai Rp127 miliar. Selain jembatan, kerusakan terjadi pada bendungan, intake, jalan, dan tebing. “Jalan di Batu Busuk putus total,” ujarnya.

Kerusakan PDAM dan Krisis Air Bersih

Fasilitas PDAM juga terdampak berat, dengan sepuluh intake rusak, pipa distribusi putus, dan pompa air baku terendam banjir.

Hingga kini, warga di Koto Tangah, Lubuk Begalung, Kuranji, Nanggalo, dan sejumlah wilayah lainnya belum menerima aliran air bersih.

Di Air Dingin, Koto Tangah, krisis air bersih berlangsung hingga ke lokasi pengungsian. Warga juga masih membutuhkan bantuan makanan, susu formula bayi, sembako, tenda, obat-obatan, selimut, vitamin, tenaga kesehatan, serta kebutuhan dasar lainnya.(edg)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Padang EkspresIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Kementerian PU Pulihkan Layanan Air Minum 6.000 Sambungan Rumah di Padang Pascabanjir

Kementerian PU Pulihkan Layanan Air Minum 6.000 Sambungan Rumah di Padang Pascabanjir

Banjir Padang merusak sejumlah SPAM. Layanan 6.000 sambungan rumah terdampak di Guo Kuranji telah dipulihkan.

Intake Jebol hingga Prasedimen Terendam, Kementerian PU Pulihkan SPAM Terdampak Banjir di Padang

Intake Jebol hingga Prasedimen Terendam, Kementerian PU Pulihkan SPAM Terdampak Banjir di Padang

Kementerian PU menangani tiga SPAM terdampak banjir di Padang. Intake Guo Kuranji jebol dan pipa transmisi terputus.

Pertamina Salurkan Bantuan Banjir Padang Senilai Rp100 Juta untuk 498 Warga Terdampak

Pertamina Salurkan Bantuan Banjir Padang Senilai Rp100 Juta untuk 498 Warga Terdampak

Pertamina menyalurkan bantuan banjir senilai sekitar Rp100 juta untuk warga di Koto Tangah, Nanggalo, dan Kuranji, Padang.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer