Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Gempa Dangkal M3,1 Guncang Padang, BMKG Ungkap Penyebabnya

Heri Sugiarto
Penulis: Heri Sugiarto❯

Shakemap BMKG gempabumi tektonik magnitudo 3,1 yang mengguncang Padang, Sumatera Barat, Sabtu (13/12/2025).(Foto: BMKG)
Shakemap BMKG gempabumi tektonik magnitudo 3,1 yang mengguncang Padang, Sumatera Barat, Sabtu (13/12/2025).(Foto: BMKG)
PADEK.JAWAPOS.COM-Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 3,1 mengguncang wilayah Kota Padang, Sumatera Barat, Sabtu siang (13/12/2025) pukul 13.05.41 WIB. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebutkan bahwa gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.


Advertisement

Berdasarkan hasil analisis BMKG, episenter gempa berada pada koordinat 1,06 derajat Lintang Selatan dan 100,17 derajat Bujur Timur. Pusat gempa terletak di laut, sekitar 25 kilometer barat daya Padang, dengan kedalaman 10 kilometer.

Kepala Stasiun Geofisika Padangpanjang, Dr. Suaidi Ahadi, menjelaskan gempa tersebut tergolong gempa dangkal yang dipicu oleh aktivitas Sesar Mentawai.

“Dengan memperhatikan lokasi dan kedalaman pusat gempa, kejadian ini merupakan gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas sesar Mentawai,” kata Suaidi Ahadi dalam keterangan resminya.

Advertisement

BMKG mencatat guncangan gempa dirasakan di wilayah Padang dengan intensitas II hingga III pada skala Modified Mercalli Intensity (MMI). Pada intensitas tersebut, getaran dirasakan oleh banyak orang dan terasa nyata di dalam rumah, seperti ada kendaraan berat melintas, serta menyebabkan benda-benda ringan yang digantung bergoyang.

Getaran gempa hanya dirasakan oleh sebagian warga. Rini, warga Parak Laweh, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang, mengaku merasakan getaran saat kondisi sekitar sedang hening.

“Terasa seperti getaran truk lewat. Dirasakan saat hening,” ujarnya dalam grup WhatsApp BMKG dan Stakeholder.

Advertisement

Hingga Sabtu pukul 13.30 WIB, BMKG belum menerima laporan adanya kerusakan bangunan maupun dampak lain akibat gempa tersebut. Selain itu, hasil pemantauan juga belum menunjukkan adanya aktivitas gempa susulan atau aftershock.

BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Masyarakat diminta untuk selalu memastikan informasi resmi terkait gempa bumi dan potensi bencana hanya bersumber dari BMKG.(*)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Padang EkspresIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Prakiraan Cuaca Sumbar Hari Ini 4 November 2026: Hujan Ringan Dominasi 6 Kota

Prakiraan Cuaca Sumbar Hari Ini 4 November 2026: Hujan Ringan Dominasi 6 Kota

Prakiraan cuaca Sumbar Rabu, 4 November 2026. Enam kota diprakirakan hujan ringan, sementara Payakumbuh berawan. Cek suhu.

Prakiraan Cuaca Sumbar 31 Oktober 2026: BMKG Peringatkan Potensi Hujan Lebat di Empat Wilayah

Prakiraan Cuaca Sumbar 31 Oktober 2026: BMKG Peringatkan Potensi Hujan Lebat di Empat Wilayah

BMKG memprakirakan potensi hujan sedang hingga lebat di Pasaman Barat, Pasaman, Solok Selatan, dan Dharmasraya 31 Oktober 2026.

Prakiraan Cuaca Sumbar Kamis 29 Oktober 2026, Hujan Lebat Berpotensi Terjadi di Sejumlah Daerah

Prakiraan Cuaca Sumbar Kamis 29 Oktober 2026, Hujan Lebat Berpotensi Terjadi di Sejumlah Daerah

BMKG memprakirakan hujan ringan hingga lebat di sejumlah wilayah Sumbar pada Kamis, 29 Oktober 2026. Simak daerah berpotensi hujan.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer