Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pasar Murah Pemko Padang Digelar 22–29 Desember 2025, Sasar Warga Terdampak Bencana

S

Ilustrasi pelaksanaan Pasar Murah.
Ilustrasi pelaksanaan Pasar Murah.
PADEK.JAWAPOS.COM—Pemerintah Kota Padang kembali akan menggelar pasar murah di penghujung tahun 2025. Kebijakan tersebut diambil sebagai upaya membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok di tengah kondisi ekonomi yang masih berat, khususnya pascabencana yang melanda Kota Padang beberapa waktu lalu.


Advertisement

Rencana pelaksanaan pasar murah itu dibenarkan oleh Kepala Bidang Bahan Pokok dan Penting (Bapokting) Dinas Perdagangan Kota Padang, Edrian Edward, pada Sabtu (20/12).

Menurut Edrian, pasar murah akan dilaksanakan pada 22, 23, 24, dan 29 Desember 2025. Kegiatan ini dirancang untuk memberikan akses kebutuhan pokok dengan harga terjangkau bagi masyarakat yang terdampak secara ekonomi akibat bencana.

“Situasi kita saat ini masih dalam suasana berduka. Dalam kondisi seperti ini, masyarakat tetap membutuhkan barang kebutuhan pokok, sementara harga-harga di pasaran cenderung tinggi,” ujar Edrian.

Advertisement

Ia menjelaskan, penyelenggaraan pasar murah tidak hanya bertujuan meringankan beban masyarakat, tetapi juga menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam menekan laju inflasi di Kota Padang.

Menurutnya, Dinas Perdagangan Kota Padang terus berupaya mengendalikan dampak inflasi dengan berbagai program, salah satunya melalui pelaksanaan pasar murah di sejumlah titik.

Untuk lokasi pelaksanaan, pasar murah akan digelar di kawasan yang dinilai aman dari dampak bencana, namun tetap mudah dijangkau oleh masyarakat yang terdampak.

Advertisement

“Di daerah yang terdampak langsung, saat ini petugas masih fokus melakukan penanganan dan pemulihan. Oleh karena itu, pasar murah akan dilaksanakan di kawasan yang tidak terdampak bencana, tetapi tetap memiliki akses yang mudah bagi warga terdampak,” jelasnya.

Edrian menambahkan, selain faktor pascabencana, momentum Natal dan Tahun Baru (Nataru) juga berpotensi memicu kenaikan harga kebutuhan pokok di Kota Padang.

Ia mencontohkan, sejumlah komoditas seperti cabai memiliki potensi mengalami kenaikan harga akibat keterbatasan pasokan, sementara permintaan masyarakat cenderung meningkat menjelang akhir tahun.

“Ketersediaan barang tertentu terbatas, seperti cabai yang berpotensi naik harga. Di sisi lain, masyarakat tetap membutuhkan sembako tersebut agar selalu tersedia. Inisiatif pasar murah ini dilakukan agar masyarakat bisa mendapatkan barang kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau,” ungkapnya.

Dengan digelarnya pasar murah tersebut, Pemerintah Kota Padang berharap daya beli masyarakat dapat tetap terjaga, sekaligus membantu menjaga stabilitas harga bahan pokok di pasaran menjelang akhir tahun 2025. (yud)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Padang EkspresIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Polsek Koto Baru Amankan Pasar Murah di Dharmasraya, Warga Berbelanja Nyaman

Polsek Koto Baru Amankan Pasar Murah di Dharmasraya, Warga Berbelanja Nyaman

Polsek Koto Baru melakukan pengamanan kegiatan pasar murah di Dharmasraya untuk memastikan situasi aman dan tertib. Warga antusias membeli kebutuhan.

1.540 Face Recognition Smart Surau Didistribusikan November, Pemko Padang juga Siapkan Ruang Digital

1.540 Face Recognition Smart Surau Didistribusikan November, Pemko Padang juga Siapkan Ruang Digital

Pemko Padang menyiapkan Program Smart Surau dengan distribusi 1.540 perangkat face recognition, ruang digital, dan anggaran puluhan miliar.

WiFi Gratis Hadir di Basement Blok II Pasar Raya Padang, Pedagang-Pengunjung Bisa Akses Tanpa Biaya

WiFi Gratis Hadir di Basement Blok II Pasar Raya Padang, Pedagang-Pengunjung Bisa Akses Tanpa Biaya

Pemko Padang menyediakan WiFi gratis di Basement Blok II Pasar Raya Padang. Pedagang dan pengunjung bisa menikmati internet tanpa biaya.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer