Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

BMKG Ungkap Penyebab Cuaca Panas di Kota Padang, Berikut Penjelasannya

S

Kepala BMKG Stasiun Meterologi Kelas II Minangkabau, Decky Irmawan.
Kepala BMKG Stasiun Meterologi Kelas II Minangkabau, Decky Irmawan.
PADEK.JAWAPOS.COM—Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menjelaskan cuaca panas yang melanda Kota Padang dalam beberapa hari terakhir dipicu peningkatan radiasi matahari akibat gerak semu matahari yang mendekati garis ekuator.


Advertisement

Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II Minangkabau, Decky Irmawan, mengatakan posisi matahari tersebut meningkatkan intensitas radiasi yang diterima wilayah Sumatera Barat, sehingga suhu siang hari terasa lebih panas dari kondisi normal.

“Gerak semu matahari yang mendekati ekuator menyebabkan radiasi matahari meningkat di wilayah Sumbar,” kata Decky, Jumat (23/1/2026).

Selain itu, berkurangnya tutupan awan membuat radiasi ultraviolet lebih optimal mencapai permukaan, terutama pada siang hingga sore hari.

Advertisement

Berdasarkan analisis BMKG hingga 1 Februari 2026, hujan masih berpeluang terjadi di Padang dan sekitarnya, namun bersifat ringan, lokal, dan tidak merata.

“Hujan ringan berpeluang terjadi pada periode 31 Januari hingga 1 Februari, namun sifatnya lokal dan tidak merata,” ujarnya.

BMKG menilai curah hujan tersebut belum cukup signifikan untuk mengatasi kekeringan di sejumlah wilayah Padang yang masih mengalami keterbatasan pasokan air bersih pascabencana.

Advertisement

BMKG mengimbau masyarakat menyesuaikan aktivitas harian dengan mengurangi kegiatan luar ruang pada siang hari dan membatasi paparan sinar matahari langsung.

Masyarakat juga diminta menjaga kecukupan cairan tubuh serta tidak melakukan pembakaran sampah atau pembukaan lahan dengan cara dibakar karena berisiko memicu kebakaran.

Decky menegaskan kondisi panas saat ini merupakan fenomena cuaca harian, bukan gelombang panas ekstrem.

“Ini bukan gelombang panas ekstrem seperti di India atau Eropa. Masyarakat diminta tetap tenang,” katanya.

BMKG mengingatkan warga untuk mengakses informasi cuaca hanya dari sumber resmi, seperti aplikasi InfoBMKG dan media sosial BMKG Minangkabau.(yud)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Padang EkspresIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Prakiraan Cuaca 7 Kota Sumbar Hari Ini, Selasa 28 Juli 2026: Mayoritas Wilayah Berawan

Prakiraan Cuaca 7 Kota Sumbar Hari Ini, Selasa 28 Juli 2026: Mayoritas Wilayah Berawan

Prakiraan cuaca tujuh kota di Sumbar hari ini, Selasa 28 Juli 2026, didominasi berawan. Bukittinggi terdingin, Pariaman mencatat suhu tertinggi.

Cuaca Sumbar Sepekan ke Depan Fluktuatif, BMKG Ingatkan Wisatawan Waspadai Galodo dan Longsor

Cuaca Sumbar Sepekan ke Depan Fluktuatif, BMKG Ingatkan Wisatawan Waspadai Galodo dan Longsor

BMKG Minangkabau memperingatkan cuaca Sumbar masih fluktuatif sepekan ke depan. Wisatawan diminta waspada galodo, longsor, dan angin kencang.

Cuaca Sumbar 2 Juni 2026: Bukittinggi dan Padangpanjang Paling Sejuk, Sawahlunto Sentuh 31 Derajat Celsius

Cuaca Sumbar 2 Juni 2026: Bukittinggi dan Padangpanjang Paling Sejuk, Sawahlunto Sentuh 31 Derajat Celsius

BMKG mencatat Bukittinggi dan Padangpanjang menjadi wilayah terdingin di Sumbar hari ini, sementara Sawahlunto mengalami suhu tertinggi mencapai 31 de

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer