Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Harga Beras di Kota Padang masih Tinggi Jelang Ramadhan 2026

M
Penulis: Mengki Kurniawan❯

Salah seorang pedagang beras di kawasan Ulakkarang sedang menunggu pembeli, Selasa (27/1/2026).
Salah seorang pedagang beras di kawasan Ulakkarang sedang menunggu pembeli, Selasa (27/1/2026).
PADEK.JAWAPOS.COM—Harga beras di Kota Padang terpantau masih bertahan di level tinggi hingga Selasa (27/1/2026), meski bulan suci Ramadhan semakin dekat. Sejak mengalami lonjakan akibat bencana alam beberapa waktu lalu, belum terlihat adanya penurunan harga yang signifikan di pasaran.


Advertisement

Pantauan di kawasan Jalan Jhoni Anwar, Ulak Karang Utara, menunjukkan harga beras masih relatif stabil di posisi atas. Kendati demikian, aktivitas jual beli di kios-kios beras berjalan normal dan pasokan di pasaran terpantau aman tanpa adanya kelangkaan.

Salah seorang pedagang beras, Hafiz, 26, mengatakan kondisi harga yang tinggi saat ini merupakan dampak lanjutan dari terganggunya distribusi beras pascabencana.

“Harga beras sekarang masih bertahan di harga yang naik sejak bencana lalu. Belum ada penurunan yang berarti, terutama untuk jenis beras yang paling banyak dicari masyarakat,” ujarnya.

Advertisement

Ia merinci, saat ini beras jenis IR 42 dijual seharga Rp16.500 per kilogram, sedangkan Anak Daro dibanderol Rp17.000 per kilogram. Untuk beras premium, harga Sokan mencapai Rp17.500 per kilogram, Sokan Super Rp19.000 per kilogram, serta Kuriak Kusuik berada di kisaran Rp18.500 hingga Rp19.000 per kilogram.

Tingginya harga beras tersebut dipicu oleh terbatasnya pasokan dari sejumlah daerah penghasil di wilayah darat. Menurut Hafiz, distribusi beras dari Bukittinggi, Agam, Padangpanjang, Tanahdatar, dan Solok masih mengalami kendala.

“Pasokan dari daerah darat seperti Bukittinggi, Agam, Padangpanjang, Tanahdatar, dan Solok memang agak susah masuk ke pasar kita sekarang,” jelasnya.

Advertisement

Sementara itu, pasokan beras dari wilayah pesisir seperti Pariaman terpantau relatif lancar. Kondisi cuaca panas yang mulai stabil dalam beberapa waktu terakhir juga membantu petani mempercepat proses panen padi, sehingga stok di pasar perlahan mulai bertambah.

Hafiz pun optimistis harga beras akan mulai melandai jika kondisi cuaca terus mendukung hingga menjelang Ramadhan. “Sejak musim panas ini, pasokan padi mulai berangsur keluar. Kalau cuaca tetap panas seperti sekarang, kemungkinan harga beras bisa turun menjelang Ramadhan,” katanya.

Meski demikian, ia mencatat kualitas beras yang beredar saat ini belum sepenuhnya ideal. Menurutnya, sebagian beras yang masuk ke pasaran memiliki kualitas di bawah rata-rata.

“Sekarang memang banyak padi yang keluar dengan harga relatif murah, tapi kualitasnya masih kurang bagus dibandingkan biasanya,” tutup Hafiz. (cr3)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Padang EkspresIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Masjid Rahmah Salurkan Santunan kepada 24 Anak Yatim, Maigus Nasir Apresiasi Kepedulian Jamaah

Masjid Rahmah Salurkan Santunan kepada 24 Anak Yatim, Maigus Nasir Apresiasi Kepedulian Jamaah

Maigus Nasir mengapresiasi santunan bagi 24 anak yatim di Masjid Rahmah Padang yang didanai infak jamaah dan mendukung Program Smart Surau.

Padang Serahkan Bonus Atlet Porprov Sumbar 2026, Fadly Amran Bidik Juara Umum Lagi & Tuan Rumah 2028

Padang Serahkan Bonus Atlet Porprov Sumbar 2026, Fadly Amran Bidik Juara Umum Lagi & Tuan Rumah 2028

Pemko Padang menyerahkan bonus kepada atlet Porprov Sumbar 2026 usai mempertahankan gelar juara umum dan membidik sukses Porprov 2028.

Normalisasi Batang Kuranji Mulai Kurangi Risiko Luapan, Warga Lega Sambil Menanti Solusi Permanen

Normalisasi Batang Kuranji Mulai Kurangi Risiko Luapan, Warga Lega Sambil Menanti Solusi Permanen

Warga Batu Busuk, Padang, mulai merasakan dampak penanganan darurat Batang Kuranji setelah banjir bandang November 2025. Penanganan permanen

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer