Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Trotoar Jalan Samudera Taplau Padang Terputus, Akses Pejalan Kaki yang Tidak Tuntas

M
Penulis: Mengki Kurniawan❯

Trotoar Jalan Samudera Taplau Padang terputus hingga Olo Ladang. Pengunjung keluhkan akses pejalan kaki yang dinilai belum tuntas. (Mengki Kurniawan/Padeks)
Trotoar Jalan Samudera Taplau Padang terputus hingga Olo Ladang. Pengunjung keluhkan akses pejalan kaki yang dinilai belum tuntas. (Mengki Kurniawan/Padeks)
PADEK.JAWAPOS.COM—Kawasan Pantai Padang atau Taplau masih menjadi tujuan utama warga dan wisatawan untuk menghabiskan akhir pekan, Minggu (1/3/2026).


Advertisement

Namun, di tengah tingginya kunjungan, jalur pedestrian di sepanjang Jalan Samudera dinilai belum maksimal dan terkesan terhenti di tengah pengerjaan.

Pantauan di lokasi menunjukkan arus wisatawan memadati bibir pantai, sementara kenyamanan pejalan kaki terganggu saat melintasi ruas dari ujung Jalan Hang Tuah hingga ujung Jalan Olo Ladang.

Di titik tersebut, trotoar yang sebelumnya rapi mendadak terputus dan berganti dengan hamparan batu bercampur tanah yang sulit dilalui.

Advertisement

Kondisi ini dikeluhkan pengunjung, salah satunya Zakaria (46), yang datang bersama keluarganya untuk berwisata.

Ia menyayangkan pembangunan trotoar yang dinilai tidak berlanjut hingga ke ujung ruas jalan.

“Kami sangat menyayangkan pembangunan trotoar di sini. Kesannya tanggung sekali. Trotoar yang bagus dan rapi hanya sampai ujung Jalan Hang Tuah, setelah itu jalurnya putus begitu saja,” ujar Zakaria di lokasi.

Advertisement

Menurutnya, sisa ruas menuju ujung Jalan Olo Ladang saat ini hanya berupa permukaan tanah berbatu yang tidak rata dan berdebu.

Kondisi tersebut dinilai tidak layak dilalui wisatawan, terutama bagi keluarga yang membawa anak kecil maupun lansia yang membutuhkan jalur aman dan nyaman.

“Bagi kami pejalan kaki, kondisi tanah berbatu ini tentu tidak layak. Padahal ini jalur utama wisata. Wisatawan datang ke sini ingin menikmati suasana dengan nyaman, bukan malah harus beradu kaki dengan batu dan tanah,” katanya.

Ia menilai persoalan tersebut tidak hanya menyangkut kenyamanan, tetapi juga citra daerah sebagai destinasi wisata.

Jika tidak segera ditindaklanjuti, kondisi trotoar yang terputus dikhawatirkan memberikan kesan kurang baik bagi pengunjung luar daerah yang datang menikmati ikon wisata Kota Padang.

“Kawasan ini adalah wajah Kota Padang. Kalau trotoarnya tidak tertata dan terputus di tengah jalan, tentu memberikan kesan buruk bagi wisatawan yang berkunjung,” ujarnya.

Masyarakat berharap Pemerintah Kota Padang melalui dinas terkait segera menyambung pembangunan trotoar di sepanjang Jalan Samudera agar seluruh ruas memiliki jalur pedestrian yang seragam, luas, dan ramah bagi semua kalangan.

Kelanjutan pembangunan tersebut diharapkan dilakukan dengan perencanaan dan tata ruang yang matang agar trotoar benar-benar fungsional serta mendukung estetika kawasan pantai.

Kebutuhan konektivitas jalur pedestrian dinilai mendesak karena Taplau kerap menjadi lokasi kegiatan skala nasional maupun internasional.

Jalur yang terhubung secara utuh diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas serta memecah kerumunan pada satu titik tertentu.

Warga dan wisatawan kini menunggu kepastian rencana penataan lanjutan kawasan bibir pantai tersebut. Penataan menyeluruh diharapkan mampu mendukung kenyamanan pengunjung sekaligus mendorong aktivitas ekonomi kreatif dan pariwisata di pesisir Kota Padang.(*)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Padang EkspresIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Delegasi Mancanegara Konfirmasi Hadir, Hari Jadi Kota Padang ke-357 Jadi Ajang Promosi Wisata dan Kuliner Minang

Delegasi Mancanegara Konfirmasi Hadir, Hari Jadi Kota Padang ke-357 Jadi Ajang Promosi Wisata dan Kuliner Minang

Pemko Padang matangkan persiapan HJK ke-357 dengan progres 50 persen serta siapkan penyambutan delegasi mancanegara dan promosi wisata-kuliner.

BPBD Padang Imbau Wisatawan Waspada Cuaca Ekstrem Saat Libur Sekolah

BPBD Padang Imbau Wisatawan Waspada Cuaca Ekstrem Saat Libur Sekolah

BPBD Padang mengimbau wisatawan mewaspadai cuaca ekstrem selama libur sekolah. Tim rescue, Pusdalops PB, dan KSB bersiaga 24 jam.

Taman Kota Tua Padang Dipadati Warga, Pentas Seni Budaya Dongkrak Penghasilan Usaha Mikro

Taman Kota Tua Padang Dipadati Warga, Pentas Seni Budaya Dongkrak Penghasilan Usaha Mikro

Taman Kota Tua Padang dipadati warga saat pentas seni budaya digelar. Pemko Padang siapkan kolaborasi wisata dan UMKM.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer