Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bappeda dan Diskominfo Padang Bahas Rencana Kerja 2025–2029, Sinkronkan Visi Smart City

Heri Sugiarto
Penulis: Heri Sugiarto❯
Pertemuan Bappeda Kota Padang bersama Diskominfo dalam sesi brainstorming RKPD 2026 di Kantor Bappeda, Jumat (15/5/26).(Foto: Prokopim)
Pertemuan Bappeda Kota Padang bersama Diskominfo dalam sesi brainstorming RKPD 2026 di Kantor Bappeda, Jumat (15/5/26).(Foto: Prokopim)

Advertisement

PADEK.JAWAPOS.COM-Bappeda Kota Padang menggelar brainstorming Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) bersama perangkat daerah di kantor Bappeda, Jumat (15/5/26). Langkah ini ditempuh untuk memastikan setiap rencana kerja dan penganggaran selaras dengan visi–misi Wali Kota Fadly Amran dan Wakil Wali Kota Maigus Nasir dalam periode 2025–2029.

Kepala Bappeda Kota Padang, Swesti Fanloni, menjelaskan bahwa brainstorming RKPD digelar sebagai mekanisme evaluasi awal sebelum perumusan rencana anggaran final seluruh perangkat daerah.

“Brainstorming ini dilakukan untuk memastikan kembali bahwa rencana kerja dan penganggaran yang diajukan setiap perangkat daerah benar-benar berdampak pada penyelesaian permasalahan kota serta capaian target kinerja Pemko Padang sesuai visi, misi, dan program unggulan Wali Kota dan Wakil Wali Kota,” jelas Swesti.

Advertisement

Ia menegaskan, penyelarasan ini penting agar setiap usulan program dapat dipertanggungjawabkan secara terukur, efektif, dan berorientasi hasil.

Dalam kegiatan perdana ini, Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Padang menjadi perangkat daerah pertama yang mengikuti proses brainstorming. Keputusan tersebut bukan tanpa alasan.

“Diskominfo kami tempatkan sebagai peserta pertama karena perannya sangat besar dalam mewujudkan visi Kota Padang sebagai Smart City,” tambah Swesti.

Advertisement

Pendekatan ini diharapkan dapat memperkuat fondasi digitalisasi pelayanan publik yang menjadi salah satu prioritas pembangunan kota dalam lima tahun ke depan.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Padang, Tommy TRD, menilai metode brainstorming yang diinisiasi Bappeda ini sebagai terobosan baru yang penting dalam proses perencanaan daerah.

“Kami duduk bersama membahas program, kegiatan, hingga dukungan anggaran untuk mencapai visi kota. Ini menarik karena perencanaan ke depan bisa lebih detail, sesuai kebutuhan dan skala prioritas tiap kegiatan maupun anggaran,” ujarnya.

Tommy menambahkan bahwa Diskominfo telah menerima sejumlah catatan dari Bappeda untuk penyempurnaan program—terutama terkait penguatan data pendukung agar capaian output dan outcome lebih terukur.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Padang EkspresIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Pemko Padang Minta Sekolah Selektif Sampaikan Informasi di Tengah Maraknya Hoaks

Pemko Padang Minta Sekolah Selektif Sampaikan Informasi di Tengah Maraknya Hoaks

Pemko Padang meminta sekolah memperkuat penyampaian informasi yang benar di tengah maraknya hoaks dan cepatnya arus informasi.

Program Pemko Padang Harus Diketahui Publik, Humas OPD Diminta Sajikan Informasi Akurat dan Menarik

Program Pemko Padang Harus Diketahui Publik, Humas OPD Diminta Sajikan Informasi Akurat dan Menarik

Pemko Padang memperkuat kapasitas humas OPD agar penyampaian informasi pemerintah lebih akurat, cepat, jelas, dan mudah diakses masyarakat.

Jurnalis Cilik SDN 22 Lubuk Minturun Gali Ilmu Inovasi Daerah dari Bappeda

Jurnalis Cilik SDN 22 Lubuk Minturun Gali Ilmu Inovasi Daerah dari Bappeda

Tim Jurnalis Cilik SDN 22 Lubuk Minturun mewawancarai Kabid Inovasi Bappeda Padang untuk belajar literasi, inovasi daerah, dan komunikasi sejak dini.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer