Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Peluru Nyasar UNP, Lapangan Tembak Lapai Ditutup dan Latihan Dipindah

Endang Pribadi
Penulis: Endang Pribadi❯
Rektor UNP menyampaikan apresiasi atas penghentian aktivitas latihan menembak di Lapangan Tembak Lapai setelah hasil investigasi kasus peluru nyasar diumumkan.
Rektor UNP menyampaikan apresiasi atas penghentian aktivitas latihan menembak di Lapangan Tembak Lapai setelah hasil investigasi kasus peluru nyasar diumumkan.

Advertisement

PADEK.JAWAPOS.COM—Universitas Negeri Padang (UNP) menyambut positif keputusan penghentian aktivitas latihan menembak di Lapangan Tembak Lapai setelah hasil investigasi kasus peluru nyasar yang melukai seorang mahasiswi dan seorang warga diumumkan secara terbuka. Kebijakan tersebut sekaligus memindahkan lokasi latihan ke kawasan Padangpanjang yang dinilai lebih aman.

Rektor UNP, Ir. Krismadinata, S.T., M.T., Ph.D., mengatakan hasil investigasi yang dipaparkan pihak Kodam I Bukit Barisan mengungkap proyektil yang mengenai korban berasal dari peluru berukuran 9 milimeter yang ditembakkan menggunakan pistol laras pendek jenis G2 Combat.

"Kodam telah mengumumkan proyektil berasal dari senjata laras pendek jenis pistol G2 Combat. Selain itu, lokasi latihan tembak juga dipindahkan ke Padangpanjang," kata Krismadinata saat ditemui di Rektorat UNP, Senin (8/6/2026).

Peluru Nyasar UNP Dinilai Jadi Momentum Perbaikan

Menurut Krismadinata, keterbukaan hasil investigasi menjadi langkah penting dalam menjaga kepercayaan publik sekaligus memberikan kepastian kepada keluarga korban dan masyarakat.

Advertisement

Ia menilai keputusan menghentikan latihan menembak di Lapangan Tembak Lapai merupakan langkah yang patut diapresiasi karena menjawab keresahan sivitas akademika dan warga sekitar kampus.

"Kami merespons positif hasil investigasi yang disampaikan secara terbuka kepada masyarakat. Keputusan menghentikan kegiatan latihan menembak di Lapangan Tembak Lapai serta memindahkan lokasi latihan ke tempat yang lebih aman merupakan langkah yang kami apresiasi," ujarnya.

Selain itu, pihak kampus juga menyampaikan terima kasih atas dukungan medis yang diberikan kepada korban. Mahasiswi Fakultas Ilmu Sosial UNP yang menjadi korban peluru nyasar dilaporkan terus menunjukkan perkembangan kondisi setelah menjalani tindakan operasi.

"Kami juga mengucapkan terima kasih atas kerja sama dan rasa tanggung jawab yang diberikan hingga proses pemulihan korban. Bahkan jika diperlukan, dukungan trauma healing juga sudah disiapkan," ungkap Krismadinata.

UNP Catat Empat Kasus Peluru Nyasar

Di balik apresiasi tersebut, UNP mengungkap bahwa insiden peluru nyasar bukan pertama kali terjadi di lingkungan kampus. Berdasarkan catatan digital yang dimiliki universitas, sedikitnya empat kali proyektil masuk ke area kampus.

"Berdasarkan catatan digital dari UNP, tercatat empat kali peluru nyasar mengenai kampus UNP," tegas Krismadinata.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Padang EkspresIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Menko Polkam Pastikan Peluru Nyasar di UNP Tak Terulang, Relokasi Lapangan Tembak TNI

Menko Polkam Pastikan Peluru Nyasar di UNP Tak Terulang, Relokasi Lapangan Tembak TNI

Menko Polkam Djamari Chaniago memastikan insiden peluru nyasar di UNP  tidak terulang & dukung lapangan tembak TNI di Padang dipindah.

7 Kali Peluru Nyasar di UNP, Kampus Tagih Janji TNI Relokasi Lapangan Tembak

7 Kali Peluru Nyasar di UNP, Kampus Tagih Janji TNI Relokasi Lapangan Tembak

UNP mencatat tujuh insiden peluru nyasar sejak 2016. Setelah dua orang terluka pekan ini, kampus mendesak TNI segera merelokasi lapangan tembak di Lap

Uji Balistik Peluru Nyasar UNP Digelar, Terungkap Ada 7 Dugaan Insiden dalam 16 Tahun

Uji Balistik Peluru Nyasar UNP Digelar, Terungkap Ada 7 Dugaan Insiden dalam 16 Tahun

Uji balistik kasus peluru nyasar di UNP Padang mulai dilakukan. Investigasi mengungkap dugaan tujuh insiden serupa dalam 16 tahun terakhir.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer