Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

KAI Sumbar Periksa Jalur Kereta Padang–Bukit Putus, Antisipasi Gangguan Cuaca Ekstrem

Hendra Efison
Penulis: Hendra Efison❯
Petugas KAI Divre II Sumbar memeriksa jalur kereta Padang–Bukit Putus untuk mengantisipasi gangguan akibat cuaca ekstrem, Rabu (05/08/2026).
Petugas KAI Divre II Sumbar memeriksa jalur kereta Padang–Bukit Putus untuk mengantisipasi gangguan akibat cuaca ekstrem, Rabu (05/08/2026).

Advertisement

PADANG.JAWAPOS.COM – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat memeriksa jalur kereta pada petak Stasiun Padang–Teluk Bayur–Stasiun Bukit Putus, Rabu (5/8/2026), untuk mengantisipasi potensi gangguan perjalanan akibat kondisi cuaca ekstrem.

Pemeriksaan dipimpin Kepala KAI Divre II Sumbar Lutfi Wijaya bersama jajaran manajemen. Kegiatan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh prasarana perkeretaapian dalam kondisi aman, andal, dan siap mendukung operasional kereta api.

Pemeriksaan dilakukan seiring meningkatnya intensitas curah hujan yang berpotensi memengaruhi kondisi jalur kereta api.

Advertisement

KAI berupaya mengidentifikasi potensi risiko sejak dini agar langkah mitigasi dapat segera dilakukan sebelum mengganggu keselamatan perjalanan.

Dalam pemeriksaan lintas tersebut, jajaran manajemen mengecek kondisi rel, bantalan, ballast, wesel, sistem persinyalan, keamanan emplasemen, aset perusahaan, serta kondisi perlintasan sebidang.

Sistem drainase pada titik-titik yang berpotensi terdampak genangan maupun banjir turut diperiksa.

Advertisement

Selain jalur, kesiapan operasional di sejumlah stasiun juga dipantau untuk memastikan sarana dan prasarana pendukung pelayanan berada dalam kondisi optimal.

KAI Perkuat Budaya Keselamatan

Sebelum pemeriksaan dimulai, Lutfi memimpin safety briefing di Stasiun Padang. Ia menegaskan budaya keselamatan (safety culture) harus menjadi prioritas utama seluruh insan KAI.

Lutfi menginstruksikan jajaran agar meningkatkan kewaspadaan dan disiplin dalam menjalankan prosedur.

Setiap potensi bahaya juga diminta diidentifikasi secara proaktif dan segera ditindaklanjuti melalui Identifikasi Bahaya dan Penilaian Risiko (IBPR), terutama pada wilayah yang berpotensi mengalami gangguan akibat kondisi alam maupun cuaca ekstrem.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Padang EkspresIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

KAI Divre II Sumbar Gandeng Kejari Agam, Pengamanan Aset dan Risiko Hukum Jadi Fokus

KAI Divre II Sumbar Gandeng Kejari Agam, Pengamanan Aset dan Risiko Hukum Jadi Fokus

KAI Divre II Sumbar menggandeng Kejari Agam untuk memperkuat perlindungan hukum, mengantisipasi risiko, dan mengamankan aset perusahaan demi

GAPEKA 2026 Mulai 1 Desember, KA Pariaman Ekspres Berhenti di Shelter Kampung Jua

GAPEKA 2026 Mulai 1 Desember, KA Pariaman Ekspres Berhenti di Shelter Kampung Jua

KAI Divre II Sumbar memberlakukan jadwal baru 1 Desember 2026, termasuk pemberhentian KA Pariaman Ekspres di Shelter Kampung Jua.

Mulai 1 Desember, KA Pariaman Ekspres Berhenti di Kampung Jua, Ini Perubahan Jadwalnya

Mulai 1 Desember, KA Pariaman Ekspres Berhenti di Kampung Jua, Ini Perubahan Jadwalnya

KA Pariaman Ekspres mulai berhenti di Shelter Kampung Jua pada 1 Desember 2026. KAI mengimbau pelanggan memeriksa jadwal terbaru.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer