Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Buruh Harian Lepas di Pauh Padang Ditemukan Tewas Diduga Gantung Diri

Randi Zulfahli
Penulis: Randi Zulfahli❯
Proses evakuasi jenazah korban diduga gantung diri, seorang buruh harian lepas berinisial IKD (24) warga Batu Busuk, Kecamatan Pauh, Kota Padang, dari rumah sakit menuju ambulans untuk dibawa pulang ke pihak keluarga, Rabu (26/8/2026). (Foto: Polsek Pauh)
Proses evakuasi jenazah korban diduga gantung diri, seorang buruh harian lepas berinisial IKD (24) warga Batu Busuk, Kecamatan Pauh, Kota Padang, dari rumah sakit menuju ambulans untuk dibawa pulang ke pihak keluarga, Rabu (26/8/2026). (Foto: Polsek Pauh)

Advertisement

PADEK.JAWAPOS.COM–Seorang buruh harian lepas berinisial IKD (24) ditemukan tewas di rumahnya di kawasan Batu Busuk, RT 003 RW 003, Kelurahan Lambung Bukit, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Selasa malam (25/8/2026). 

Korban diduga mengakhiri hidupnya sendiri dengan cara gantung diri menggunakan tali nilon berwarna biru yang diikatkan pada landasan plafon rumah.

Kapolsek Pauh AKP Edi Harto membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan, laporan awal diterima dari Pawas Iptu Yeri Putra yang kemudian bersama Kanit Reskrim dan tim piket BP langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan pemeriksaan dan pengamanan sesuai prosedur.

"Begitu menerima laporan, personel piket bersama Kanit Reskrim langsung turun ke lokasi untuk memastikan kondisi TKP dan melakukan langkah-langkah penanganan awal sesuai prosedur," kata AKP Edi Harto, Rabu (26/8/2026).

Berdasarkan keterangan yang dihimpun, peristiwa nahas itu pertama kali diketahui oleh seorang saksi berinisial RA (22), seorang mahasiswa yang tinggal di lingkungan yang sama dengan korban. 

Advertisement

Sekitar pukul 22.00 WIB, RA hendak masuk ke dalam rumah dan mendapati korban sudah dalam kondisi tergantung di landasan plafon menggunakan tali nilon berwarna biru.

RA yang terkejut langsung berteriak meminta pertolongan dan memberitahu kedua orang tua kandung korban yang saat itu tengah duduk di rumah kerabat mereka, berjarak sekitar 30 meter dari lokasi kejadian. Mendengar teriakan tersebut, orang tua dan sanak keluarga korban bergegas menuju rumah korban.

Di lokasi, saksi kedua berinisial AS (30), yang bekerja di sektor swasta, mengambil pisau dapur untuk memotong tali nilon yang melilit tubuh korban. 

Proses menurunkan korban dari plafon dibantu oleh dua saksi lain, yakni AR (54), seorang buruh harian lepas, dan E (23), yang juga berprofesi sebagai buruh harian lepas.

Tidak lama setelah berhasil diturunkan, sekitar pukul 22.20 WIB, korban segera dibawa ke Rumah Sakit (RS) Universitas Andalas (Unand) oleh saksi AS dan E menggunakan sepeda motor guna mendapatkan pertolongan medis.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Padang EkspresIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Kapal TB Simponi Terbakar di Perairan Padang, 1 Orang Dilaporkan Tewas

Kapal TB Simponi Terbakar di Perairan Padang, 1 Orang Dilaporkan Tewas

Kapal TB Simponi terbakar di Perairan Padang, Jumat (14/8/2026). Satu kru dilaporkan meninggal dunia dan tim SAR dikerahkan.

Remaja 18 Tahun Terseret Ombak di Pantai Sunua Padangpariaman Ditemukan Tewas Mengembang

Remaja 18 Tahun Terseret Ombak di Pantai Sunua Padangpariaman Ditemukan Tewas Mengembang

Remaja 18 tahun yang terseret ombak di Pantai Sunua, Padangpariaman, ditemukan meninggal dunia setelah pencarian SAR gabungan selama semalam.

Lansia 61 Tahun Ditemukan Tewas Diterkam Buaya di Sungai Pasaman Barat

Lansia 61 Tahun Ditemukan Tewas Diterkam Buaya di Sungai Pasaman Barat

Lansia bernama Darwin (61) ditemukan tewas usai diterkam buaya di Sungai Batang Paparian, Pasaman Barat. Korban ditemukan tim SAR gabungan.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer