Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

10 Warga Pampangan Ikuti Pelatihan Satpam, Anggaran Rp86,6 Juta

Hendra Efison
Penulis: Hendra Efison❯
Warga Kelurahan Pampangan mendapat kesempatan mengikuti pelatihan satpam melalui program pemberdayaan masyarakat PT Semen Padang 2026. (Ilustrasi)
Warga Kelurahan Pampangan mendapat kesempatan mengikuti pelatihan satpam melalui program pemberdayaan masyarakat PT Semen Padang 2026. (Ilustrasi)

Advertisement

PADEK.JAWAPOS.COM—Sebanyak 10 warga Kelurahan Pampangan, Kota Padang, mendapat kesempatan mengikuti pelatihan satuan pengamanan (satpam) melalui program pemberdayaan masyarakat PT Semen Padang pada 2026. Program dengan alokasi anggaran Rp86.625.000 ini menyasar warga dari kelompok desil 4 ke bawah untuk meningkatkan keterampilan sebagai bekal memasuki dunia kerja.

Pelatihan tersebut merupakan bagian dari Rencana Kerja Pemberdayaan Masyarakat (RKPM) 2026 yang diluncurkan Forum Nagari Kelurahan Pampangan di Kantor Kelurahan Pampangan, Senin (19/10/2026). Pelaksanaannya mendapat dukungan PT Semen Padang melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

Ketua Forum Nagari Pampangan Erison mengatakan, pelatihan satpam dirancang untuk memberikan keterampilan praktis kepada warga, terutama masyarakat dari kelompok desil 4 ke bawah. Program ini diharapkan membantu peserta meningkatkan kemandirian ekonomi keluarga.

Advertisement

“Pada tahun ini, ada dua program yang kita jalankan, yaitu bantuan sarana bola voli di RW 09 dan pelatihan satpam untuk masyarakat. Program pelatihan ini diharapkan dapat memberikan keterampilan kepada masyarakat, khususnya dari kelompok desil 4 ke bawah, agar mereka memiliki bekal untuk bekerja dan membantu perekonomian keluarga,” ujar Erison.

Kelompok desil 4 ke bawah dalam bahan program ini merujuk pada masyarakat yang berada dalam 40 persen tingkat kesejahteraan terbawah.

Potensi Kebutuhan Tenaga Pengamanan

Advertisement

Staf TJSL PT Semen Padang Nurwan mengatakan, pelatihan satpam berpotensi membuka peluang kerja bagi masyarakat setempat. Potensi tersebut berkaitan dengan keberadaan sejumlah gudang di sepanjang kawasan Pampangan yang dapat membutuhkan tenaga pengamanan.

Melalui pelatihan ini, warga diharapkan memperoleh bekal keterampilan untuk memperluas kesempatan memasuki dunia kerja. Namun, peluang tersebut tetap bergantung pada kebutuhan tenaga kerja dan persyaratan dari calon pemberi kerja.

Lurah Pampangan Betty Ernita mengapresiasi dukungan PT Semen Padang terhadap program pemberdayaan masyarakat di wilayahnya. Ia menilai keterlibatan perusahaan, tokoh masyarakat, dan berbagai pihak terkait penting untuk mendukung pelaksanaan program sesuai kebutuhan warga.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada CSR PT Semen Padang, kemudian kepada tokoh-tokoh masyarakat dan seluruh mitra yang terlibat dalam program ini,” ungkap Betty.

Program pelatihan satpam tersebut menjadi salah satu upaya pemberdayaan yang diarahkan untuk meningkatkan kapasitas warga. Melalui keterampilan yang diperoleh, peserta diharapkan memiliki bekal untuk mencari peluang kerja dan membantu perekonomian keluarga. (*)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Padang EkspresIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Irigasi hingga Beasiswa, Ini Program Semen Padang untuk Kebutuhan Warga

Irigasi hingga Beasiswa, Ini Program Semen Padang untuk Kebutuhan Warga

Program BMN PT Semen Padang mendukung perbaikan irigasi, jalan lingkungan, air bersih, dan beasiswa pendidikan warga.

Dari Koto Lua ke Jepang, Program Semen Padang Buka Peluang Kerja bagi Pemuda

Dari Koto Lua ke Jepang, Program Semen Padang Buka Peluang Kerja bagi Pemuda

Yoga Pratama, pemuda Koto Lua, bekerja di sektor pertanian Jepang setelah mengikuti program pelatihan bahasa dan budaya Jepang.

Semen Padang Kucurkan Dana Pemberdayaan, Warga Kembangkan Usaha Lele hingga Ayam Petelur

Semen Padang Kucurkan Dana Pemberdayaan, Warga Kembangkan Usaha Lele hingga Ayam Petelur

PT Semen Padang mengalokasikan dana Rp1,29 miliar untuk 35 program pemberdayaan, termasuk UMKM, perikanan, dan peternakan.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer