
PADEK.JAWAPOS.COM,— Personel Tentara Nasional Indonesia (TNI) membangun Jembatan Bailey di Kelurahan Pampangan Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang, untuk memulihkan akses warga yang sebelumnya terganggu karena jembatan sebelumnya rusak. Jembatan tersebut melintasi Sungai Batang Jirak dan menghubungkan kawasan permukiman dengan akses menuju Jondul Rawang.
Lurah Pampangan Nan XX, Betty Ernita, mengatakan personel TNI dari tingkat pusat datang meninjau lokasi sebelum anggaran pembangunan dialokasikan. Pengerjaan jembatan dimulai pada 12 Agustus 2026 dan rampung pada September 2026.
Keberadaan jembatan penting bagi warga RW 3 dan RW 9. Sebelum akses pulih, warga harus memutar melalui jalan utama untuk mencapai kawasan seberang. Keberadaan jembatan membuat jarak ke pasar lebih dekat. Termasuk untuk ke tempat pengisian bahan bakar dan keperluan administrasi lain.
Betty menjelaskan, jembatan sebelumnya dibangun menggunakan dana pokok-pokok pikiran (pokir) anggota DPRD. Jembatan awal berupa jembatan gantung yang hanya dapat dilalui pejalan kaki dan sepeda motor. Jembatan pengganti kemudian dibangun, tetapi rusak dan hanyut beberapa jam setelah peresmian saat bencana terjadi sekitar 2023.
Pada pembangunan Jembatan Bailey, warga turut membantu pekerjaan di sekitar pangkal jembatan, termasuk pengerasan tanah. Keterlibatan masyarakat tersebut membantu menyiapkan akses penghubung antara badan jembatan dan jalan lingkungan.
Pemulihan akses juga mendukung aktivitas ekonomi warga. Jembatan memudahkan perjalanan menuju pasar serta pergerakan masyarakat yang menjalankan kegiatan harian di luar lingkungan tempat tinggalnya.
Upaya memulihkan konektivitas jalan dan jembatan merupakan bagian dari pekerjaan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Sumatera. Dalam rapat koordinasi pada 26 Oktober 2026, Ketua Satgas PRR Muhammad Tito Karnavian menyatakan menegaskan pentingnya jembatan bagi masyarakat.
“Jembatan, jalan rata-rata semuanya sudah fungsional, kecuali beberapa jembatan daerah, dan ini dikeroyok semua, baik oleh PU, TNI, Polri, semua bergerak,” jelas Tito.
Betty berharap penanganan infrastruktur dilengkapi fasilitas pendukung, termasuk penerangan jalan di sekitar jembatan. Penerangan dinilai membantu warga melintas dengan lebih nyaman dan aman pada malam hari.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!





