Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Padang Ekspres Group Gelar Vaksinasi Massal

Novitri Selvia • Kamis, 8 Juli 2021 | 09:18 WIB
PANTAU: Direktur Padang Ekspres M Nazir Fahmi memantau pelaksanaan vaksinasi massal diikuti karyawan beserta keluarganya di Gedung Graha Pena Padang, kemarin (7/7).(Sy Ridwan/Padek)
PANTAU: Direktur Padang Ekspres M Nazir Fahmi memantau pelaksanaan vaksinasi massal diikuti karyawan beserta keluarganya di Gedung Graha Pena Padang, kemarin (7/7).(Sy Ridwan/Padek)
Menyukseskan program vaksinasi pencegahan Covid-19 di Sumbar, Padang Ekspres Group gelar vaksinasi massal di Gedung Graha Pena Padang, kemarin (7/7). Tercatat, sebanyak 96 orang keluarga Padang Ekspres Group mengikuti program ini.

Direktur Padang Ekspres M Nazir Fahmi menyampaikan, semua ini bentuk kepedulian Padang Ekspres Group (Padang Ekspres, Padang TV, Posmetro Padang, Rakyat Sumbar, Padang Graindo) guna mencegah penyebaran Covid-19 di Sumbar. Selain karyawan, keluarga karyawan juga dilibatkan dalam vaksinasi ini.

Bahkan, ke depan direncanakan Padang Ekspres juga akan memfasilitasi pemberian vaksin di Gedung Graha Pena ini. ”Ke depan, kita undang masyarakat sekitar kantor yang berada di Lubukbuaya. Bahkan, Dinkes bisa menggunakan gedung kita menjadi tempat pelaksanaan vaksin,” kata Nazir yang juga Direktur Padang Graindo.

Vaksinasi massal ini juga wujud nyata Padang Ekspres Group. ”Kami tak sekadar memberitakan soal vaksinasi saja. Namun, keluarga besar kami membuktikan dengan cara ikut vaksin,” katanya.

Sebelum vaksinasi massal di Gedung Graha Pena Padang ini, sejumlah karyawan terutama dari kalangan wartawan sudah mengikuti vaksin di berbagai tempat. ”Termasuk, saya mengikuti vaksin saat vaksinasi wartawan Sumbar di palanta rumah dinas wako,” ujarnya didampingi Pimpinan Redaksi Padang Ekspres Revdi Iwan Syahputra.

Nazir menyebutkan, pemberitaan terkait vaksin ini juga menjadi perhatian di Padang Ekspres Group. Dalam berita, diberikan edukasi pada masyarakat Sumbar bahwa hal ini adalah bentuk usaha dalam pencegahan virus. Meski vaksinasi bukan sepenuhnya mencegah terpapar virus, tapi bagi orang yang telah divaksin cepat sembuh jika terpapar virus ini.

Pimpinan Redaksi Padang Ekspres Revdi Iwan Syahputra menyampaikan bahwa hal ini bentuk kepedulian Padang Ekspres Group mencegah penyebaran Covid-19. ”Vaksinasi adalah upaya nyata dalam menekan angka positif,” ujar Ope, panggilan Revdi Iwan Syahputra.

Vaksinasi massal Padang Ekspres Group ini mendapat dari Pemko Padang. Hal ini disampaikan Kabid Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Dinkes Padang, Gentina. Apalagi saat ini angka positif di Kota Padang meningkat. Sedangkan angka kesembuhan berada pada angka 92 persen. ”Target angka kesembuhan kita targetkan 95 persen,” katanya.

Disampaikannya, Pemko Padang menargetkan angka vaksinasi mencapai 70 persen. Vaksinasi saat ini sudah masuk tahap 3. Pertama bagi nakes, lalu pelaku pelayanan publik, dan sejak 1 Juli masuk pada masyarakat umum. Untuk mencapai target ini Pemko Padang terus melakukan sosialisasi. Termasuk, mengandeng pihak kepolisian dan TNI. Melalui Bhabinsa dan Bhabinkantibmas sosialisasi agar masyarakat mau divaksin dilakukan.

Selain aksi vaksinasi massal, Pemko Padang telah menginstruksikan pada petugas puskesmas di Kota Padang bisa melakukan vaksinasi setiap hari. Jadi, waktunya dari pukul 08.00 hingga pukul 11.30. Dampak vaksinasi ini tak seperti yang ditakutkan masyarakat. Jika ada demam tak akan parah. Tapi dari pengalamanya tidak ada masyarakat yang demam parah akibat vaksin. Kebanyakan masyarakat nyaris tak merasakan sakit atau lainnya setelah vaksin.

”Jadi, jangan percaya vaksin ini akan berdampak buruk pada masyarakat. Jika tidak aman, tentu pemerintah tak akan melakukan vaksinasi ini,” katanya.
Dia berharap pada Padang Ekspres Group agar terus mencerdaskan masyarakat terkait

vaksin ini. Pemberitaan yang positif ini akan meningkatkan angka partisipasi vaksin masyarakat. Untuk masyarakat yang ingin divaksin, bisa membawa foto copy KTP, dan nomor HP yang bisa menerima SMS.

Di sisi lain, Kepala Puskesmas Lubukbuaya, Sari Ramadhani menyebutkan, Kecamatan Kototangah merupakan daerah tertinggi angka covidnya di Padang. Hingga saat ini, tercatat ada 2.300 warga Kototangah positif Covid-19. Pihaknya gencar melakukan sosialisasi agar masyarakat mau divaksin. (eko) Editor : Novitri Selvia
#Padang Ekspres Group #Puskesmas Lubukbuaya #vaksinasi