Regulasi perihal waktu pembayaran taglis sebenarnya telah diatur dalam Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia Nomor 27 Tahun 2017 tentang Tingkat Mutu Pelayanan dan Biaya yang Terkait dengan Penyaluran Tenaga Listrik oleh PT PLN.
‘’Kami mengapresiasi pelanggan yang rutin membayar listrik tepat waktu. Dan, kami ingatkan juga bagi yang menunggak agar segera memenuhi kewajibannya membayar sejak awal bulan hingga tanggal 20 sebagaimana tertaung dalam Permen ESDM,” sebut Senior Manager Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN UIW Sumbar, Selasa (22/02).
Ia juga menyampaikan pelanggan yang membayar listrik di atas tanggal 20 dikenakan Biaya Keterlambatan (BK) dengan Rupiah beragam sesuai dengan tarif pelanggan.
BK dimulai dari Rp3.000 untuk pelanggan daya 450 VA hingga 3% dari tagihan rekening listriknya untuk pelanggan daya 6600 VA dan diatas 14 kVA. Diungkap Nova, membayar listrik di awal waktu artinya pelanggan sudah terhindar dari tambahan biaya untuk pembayaran BK. Pelanggan juga terhindar dari pemutusan sementara dari petugas.
Data PLN UIW Sumbar menyebutkan, hingga tanggal 21 Februari 2022 masih ada 44.321 pelanggan yang belum melunasi tagihan listrik dengan nilai tagihan sebesar 42,8 Miliar Rupiah. PLN UIW Sumbar sendiri memiliki total pelanggan sejumlah 1.564.747 pelanggan yang tersebar di seluruh wilayah kerja Sumbar. Artinya masih ada sekitar 2,8% pelanggan pascabayar dari total keseluruhan pelanggan yang terlewat melunasi tagihan listriknya.
Untuk memudahkan pelanggan, PLN telah menyediakan berbagai channel pembayaran untuk membayar listrik. Layanan kemudahan terbaru diberikan melalui aplikasi PLN Mobile. Melalui aplikasi ini pelanggan dapat melakukan pembayaran listrik langsung pada nomor ID Pelanggan yang telah diinput pada akun masing-masing dengan cepat dan mudah.
Sebagai solusi untuk menggunakan listrik lebih lega, dinamis, dan bebas dari BK, PLN pun menyediakan layanan pelanggan prabayar. Nova menjelaskan, untuk pelanggan yang ingin beralih dari layanan pascabayar ke layanan prabayar, proses migrasi dapat dilakukan dengan mudah dan tanpa biaya dengan permohonan melalui PLN Mobile.
Selain membantu PLN dalam pelayanan, membayar listrik tepat waktu adalah kontribusi positif untuk mendukung pembangunan daerah lewat Pajak Penerangan Jalan (PPJ) yang terdapat pada setiap tagihan listrik.(*) Editor : Hendra Efison