Pantauan Padang Ekspres kemarin, masyarakat beserta tim dari BPBD, damkar, kepolisian, TNI dan Tagana melakukan pembersihan sekeliling kediaman masyarakat yang terdampak banjir besar. Tiga mobil damkar dan mobil BPBD dikerahkan untuk membantu membersihkan rumah masyarakat dari lumpur. Tidak hanya itu, warga juga mengeluarkan dan membersihkan barang-barang yang tertinggal pascabanjir besar tersebut.
Anwar, Ketua RW 03 Kelurahan Lambungbukit mengatakan, banjir kali ini merupakan banjir yang terparah yang dialami oleh masyarakat Batubusuk. Ia menyebutkan, bencana yang mengerikan tersebut berdampak yang cukup terasa bagi 40 KK yang berada di lokasi Batubusuk.
“Kita mengharapkan solusi pascabanjir besar ini terjadi. Kami juga waswas dan khawatir hal serupa terulang kembali. Kami mengharapkan pemerintah bergerak cepat mengatasi hal tersebut,” ucapnya.
Hal yang sama juga dikatakan oleh Muhammad Aris, warga setempat. Ia mengatakan, derasnya aliran air di hadapan rumahnya layaknya sebuah aliran sungai baru yang begitu deras. “Tingginya saja sedada orang dewasa. Saking derasnya, banjir kala itu air tersebut sempat membawa hanyut beberapa mobil yang berada di ujung jalan sana,” katanya.
Aris mengatakan, selama ia tinggal di Batubusuk banjir tersebut merupakan yang terbesar yang pernah ia alami hingga kini. “Biasanya hanya setinggi mata kaki atau betis namun kali ini memang cukup besar sehingga efek kerusakannya juga besar,” ujarnya.
Meninjau lokasi bencana Batubusuk, Ketua DPRD Kota Padang Syafrial Kani didampingi Ketua Komisi III DPRD Kota Padang Boby Rustam dan Anggota DPRD Donal Ardi mengatakan, normalisasi sungai harus dilakukan sesegera mungkin agar kejadian serupa tidak terulang kembali.
Syafrial Kani mengatakan, pihaknya sudah menghubungi Dinas PU Kota Padang dan BPBD Provinsi Sumbar untuk meminta segera menurunkan alat berat untuk melakukan normalisasi sungai pascabanjir besar tersebut.
“Sebanyak 44 KK yang terdampak banjir tersebut harus kita selamatkan dan karena ini dalam kondisi darurat dan menyangkut kepentingan orang banyak penanganannya juga harus segera dilakukan,” ucapnya.
Syafrial Kani mengatakan, dampak banjir tersebut cukup besar sehingga dibutuhkan respons cepat bersama untuk mengantisipasi banjir serupa di kemudian hari. “Kita mengharapkan besok sudah bisa dieksekusi,” ucapnya.
Ketua Komisi III DPRD Kota Padang Donal Ardi mengatakan, Dinas PU Kota Padang sudah melakukan peninjauan lokasi untuk melakukan pengukuran serta langkah-langkah apa yang akan mereka lakukan demi mengatasi persoalan banjir tersebut.
“Kita dari Komisi III juga akan membantu mendorong karena persoalan ini urusannya sangat urgen sehingga kembali kepada prinsipnya dapat diselesaikan sesegera mungkin,” tutupnya. (cr1)
Editor : Novitri Selvia