Menyikapi hal itu, Pemerintah Kota Padang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Padang bersama Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V, melakukan pengerukan (normalisasi) Sungai Batubusuk beberapa hari ke depan.
“Kita bersama BWS Sumatera V melakukan normalisasi Sungai Batubasuk ini demi mencegah kembali terjadinya banjir di kawasan tersebut. Penyebab banjir diduga karena terjadinya pendangkalan Sungai Batubusuk, sehingga ketika hujan curah tinggi, debit air menjadi tidak tertampung dan tumpah ke area permukiman warga,” ungkap Wali Kota Padang Hendri Septa saat memimpin langsung pengerukan dasar sungai menggunakan alat berat, Sabtu (11/2).
Ia menyampaikan apresiasinya atas dukungan BWS Sumatera V sejak pasca-kejadian banjir langsung mengerahkan dua unit alat berat untuk menormalisasikan Sungai Batubusuk.
“Batu hasil pengerukan diletakkan di pinggir sungai untuk mempertinggi tebing, hal ini berguna sebagai dinding pencegah meluapnya air ketika debit air sungai meninggi disebabkan hujan dengan curah tinggi,” ucap Hendri.
Seperti diketahui, banjir di Batubusuk tersebut mengakibatkan lebih dari 100 rumah warga terendam air. Tidak ada korban jiwa dalam bencana ini, namun puluhan warga sempat dievakuasi.
Turut hadir Kepala BWS Sumatera V Muhammad Dian Al Makruf bersama jajaran, Kepala Dinas PUPR Tri Hadiyanto, Camat Pauh Yoserizal dan unsur terkait lainnya. (eri) Editor : Novitri Selvia