Kepala Seksi Operasi Kantor SAR Kelas A Padang, Hendri, menyampaikan bahwa korban diidentifikasi sebagai Alwiansyah (22), seorang siswa pesantren yang beralamat di Kecamatan Tanjung Merawa, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.
"Korban merupakan bagian dari rombongan safari dakwah yang terdiri dari 10 orang santri Pesantren Daya Al Ikhlas Kabupaten Aceh Utara. Mereka tiba di Padang sejak 16 Februari 2025," jelas Hendri.
Berdasarkan keterangan saksi mata, peristiwa bermula ketika korban bersama dua rekannya, Nabil (17) dan Yasir (18), memutuskan untuk mandi-mandi di bendungan tersebut sekitar pukul 12.15 WIB.
Setelah berenang selama kurang lebih 30 menit, kedua rekan korban memutuskan untuk menepi, sementara korban masih melanjutkan aktivitasnya.
"Kedua rekannya kehilangan jejak korban saat berada di air. Setelah tidak menemukan keberadaan korban, mereka segera meminta bantuan kepada masyarakat setempat," tutur Hendri.
Menanggapi laporan tersebut, tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, BPBD Kota Padang perangkat kelurahan, Babinsa, Bhabinkantibmas, dan didukung ambulans Rumah Zakat serta masyarakat setempat langsung bergerak ke lokasi.
"Setelah dilakukan pencarian, korban berhasil ditemukan namun dalam kondisi tidak bernyawa atau kode hitam. Jenazah korban langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Siti Rahmah untuk penanganan lebih lanjut," tambah Hendri.
Kantor SAR Kelas A Padang menghimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada dan memperhatikan aspek keselamatan saat beraktivitas di sekitar area perairan. Masyarakat juga diingatkan untuk tidak berenang di lokasi yang belum familiar atau tidak dilengkapi dengan petugas keselamatan. (*)
Editor : Hendra Efison