Tren kunjungan yang meningkat ini menjadi sinyal positif bagi kemajuan pariwisata lokal. Bukit Gado-Gado kini tak hanya menjadi favorit warga Padang, tetapi juga mulai mencuri perhatian wisatawan dari luar daerah hingga mancanegara.
Namun, di balik keindahan dan antusiasme pengunjung, masih ada satu catatan penting yang belum terselesaikan; kondisi jalan pulang yang dinilai membahayakan.
Pada Jumat (2/5), Padang Ekspres bertemu dengan salah satu pengunjung asal Brunei Darussalam, Muhammad Hadi. Ia menyampaikan kekagumannya atas keindahan alam Sumatera Barat, khususnya Bukit Gado-Gado. Namun, ia juga menyayangkan kondisi akses jalan yang belum layak, terutama saat turun dari bukit.
“Saya sudah lima tahun lalu pernah ke sini, dan jalannya masih sama. Buruk, dan kalau habis hujan jadi sangat licin. Kita khawatir bisa jatuh,” jelas Hadi.
Menurutnya, seindah apapun objek wisata, kenyamanan dan keselamatan pengunjung harus menjadi prioritas utama.
Komentar Hadi bukan satu-satunya. Beberapa wisatawan lainnya juga menyuarakan hal serupa. Mereka berharap pemerintah Kota Padang dapat lebih serius memperhatikan infrastruktur pendukung di sekitar destinasi wisata, bukan hanya mengandalkan keindahan alam semata.
“Kalau aksesnya nyaman, wisatawan pasti akan lebih banyak datang, bahkan bisa berkali-kali. Tempat ini sangat indah, tapi perawatan jalannya juga harus sepadan,” kata Al hadi Rahman salah setu pengunjung dari Bukittinggi yang datang bersama keluarganya. Ia menyebutkan bahwa pengalaman pertama sangat menentukan kesan wisatawan terhadap satu tempat.
Para wisatawan mancanegara seperti Hadi juga menyarankan agar pemerintah Sumatera Barat lebih gencar mempromosikan wisata berbasis alam dan budaya, karena potensi daerah ini sangat besar.
“Ini bisa menjadi daya tarik internasional kalau digarap serius. Tidak kalah dari destinasi luar negeri,” katanya.
Dengan meningkatnya kunjungan, Bukit Gado-Gado menunjukkan potensi besar sebagai ikon wisata Kota Padang. Namun agar tetap berkelanjutan dan ramah bagi semua, perbaikan fasilitas dasar seperti jalan dan keamanan harus segera menjadi perhatian. Karena pada akhirnya, kenyamanan pengunjung adalah investasi terbaik dalam dunia pariwisata. (shy)
Editor : Hendra Efison