Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Pasokan Melimpah, Harga Cabai Merah di Pasar Tradisional Padang Turun 36 Persen

Silvina Fadhilah • Sabtu, 24 Mei 2025 | 11:00 WIB

 

Salah seorang pedagang sembako di Pasar Alai sedang melayani pembeli, kemarin.
Salah seorang pedagang sembako di Pasar Alai sedang melayani pembeli, kemarin.
PADEK.JAWAPOS.COM—Harga cabai merah di sejumlah pasar di Kota Padang mengalami penurunan signifikan dalam sepekan terakhir. Salah satunya Pasar Alai, Kecamatan Padang Utara.

Jika sebelumnya harga cabai sempat menembus angka Rp 44.000 per kilogram, kini harganya turun tajam menjadi Rp 28.000 per kilogram.

Salah seorang pedagang cabai di pasar tersebut, Ira Maya Sofa kepada Padang Ekspres, Jumat (23/5) mengungkapkan, penurunan ini sudah berlangsung hampir satu pekan.

“Baru minggu lalu masih jual di harga Rp 44 ribu, sekarang turun jadi Rp 28 ribu per kilogram. Biasanya turun sedikit-sedikit, tapi kali ini turun cukup jauh,” ujarnya.

Menurut Ira, penurunan harga ini dipengaruhi oleh peningkatan pasokan cabai dari daerah sentra produksi seperti Agam dan Solok yang baru saja memasuki masa panen raya.

“Pasokan banyak masuk ke pasar, jadi otomatis harga turun. Tapi ya begitu, kadang pas harga tinggi stoknya sulit, sekarang stok melimpah, harga jatuh,” tambahnya.

Tidak hanya cabai merah, beberapa komoditas bumbu dapur lainnya juga mengalami penurunan harga. Harga bawang putih, yang sebelumnya sempat mencapai Rp 44.000 per kilogram, kini turun menjadi Rp 38.000 per kilogram.

Sementara itu, bawang merah yang pekan lalu dijual seharga Rp 44.000 per kilogram, kini bisa didapatkan dengan harga Rp 36.000 per kilogram.

Penurunan harga ini menjadi kabar baik bagi konsumen, khususnya ibu rumah tangga yang selama ini harus berjibaku mengatur anggaran belanja di tengah naik-turunnya harga kebutuhan pokok.

Yuni Sulastri, 35, seorang ibu rumah tangga yang berbelanja di Pasar Alai, mengaku sangat bersyukur dengan tren penurunan harga ini.

Alhamdulillah, sekarang sudah mulai turun. Ini kabar baik bagi kami para ibu-ibu. Biasanya kalau belanja cabai, bawang, cepat habis uang belanja. Sekarang bisa sedikit hemat,” tuturnya dengan wajah lega.

Yuni juga berharap agar tren penurunan harga ini tidak bersifat sementara. Menjelang Hari Raya Idul Adha yang tinggal beberapa pekan lagi, ia menginginkan agar harga kebutuhan pokok tetap stabil.

“Mudah-mudahan nggak cuma sesaat saja. Kalau bisa terus begini, kami bisa lebih tenang ngatur pengeluaran rumah tangga,” tambahnya.

Ia juga menyoroti kondisi ekonomi masyarakat saat ini yang masih cukup sulit. Dengan minimnya pendapatan dan naiknya biaya hidup, menurutnya pemerintah perlu terus hadir dalam mengendalikan inflasi dan menjaga stabilitas harga sembako.

“Biaya hidup serba tinggi, sedangkan pendapatan sedikit. Jadi sangat diharapkan harga kebutuhan bahan stabil. Kami berharap pemerintah bisa membantu pengaturan harga agar tidak naik-turun tajam,” jelasnya.

Sementara itu, para pedagang berharap agar kondisi pasar tetap kondusif dan permintaan tetap stabil, meskipun harga turun, agar roda ekonomi masyarakat terus berputar. (cr1)

Editor : Adetio Purtama
#harga cabai #harga cabai turun #pasar tradisional #Pasokan melimpah #kota padang