Program ini merupakan bagian dari inisiatif Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN. Melalui program tersebut, empat UMKM yakni Mufakat Saiyo Sakato, Mandala, Berkah Batako, dan Takana Bangunan mendapat dukungan teknis serta fasilitas produksi dari PLN UPDL Padang.
Dukungan ini memungkinkan mereka meningkatkan kapasitas produksi serta menghasilkan batako yang kuat, tahan lama, dan ramah lingkungan.
“Kolaborasi ini menjadi wujud komitmen kami dalam mengelola lingkungan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat. Kami percaya, langkah ini dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekitar,” ujar Efri Yendri, Manajer PLN UPDL Padang, Jumat (9/11/2025).
Selain mendorong ekonomi lokal, pemanfaatan FABA juga berperan penting dalam mengurangi limbah yang dihasilkan dari proses pembangkitan listrik berbahan bakar batu bara.
Limbah tersebut diolah menjadi material bangunan bernilai guna tinggi, sehingga membantu mengurangi dampak lingkungan.
Sebagai bagian dari sosialisasi program, PLN UPDL Padang juga menggelar pameran batako FABA pada kegiatan Car Free Day (CFD) di Kota Padang, Minggu (9/11/2025).
Melalui pameran ini, masyarakat diajak mengenal lebih dekat manfaat pengolahan limbah FABA dan mendukung penggunaan produk lokal berkelanjutan.
Program TJSL PLN ini tidak hanya berkontribusi terhadap pengelolaan limbah dan kelestarian lingkungan, tetapi juga menciptakan peluang ekonomi baru bagi UMKM lokal di Sumatera Barat.(tep)
Editor : Hendra Efison