Warga melaporkan rumah terendam dan kerusakan barang elektronik, sementara sebagian petani dan peladang kehilangan mata pencaharian sementara akibat banjir.
Fadly Amran memastikan pemerintah akan mendata warga terdampak untuk diusulkan menerima bantuan ke Kementerian Sosial.
Pemerintah juga telah memverifikasi lima rumah rusak, terdiri dari empat rusak berat dan satu rusak ringan.
Di kawasan tersebut terdapat sekitar 800 kepala keluarga yang tersebar di empat RT.
Warga mengeluhkan banjir yang kerap menggenangi akses masuk dari arah RW 10 dan meminta peninggian jalan serta perbaikan drainase.
Menanggapi hal itu, Fadly Amran menyebut penanganan infrastruktur telah masuk perencanaan RKPD dan akan dikerjakan bertahap.
Warga bersama relawan dan pemerintah turut melakukan gotong royong membersihkan saluran air, meski mengakui perlunya alat berat untuk memperdalam drainase yang tersumbat.
Kunjungan tersebut menjadi bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat sekaligus memperkuat kerja bersama dalam pemulihan pascabanjir.(*)
Editor : Hendra Efison