Kegiatan tabligh akbar ini menjadi momentum ibadah bagi masyarakat dalam mengenang peristiwa penting dalam sejarah Islam.
Dalam tausiyahnya, Maigus Nasir menegaskan bahwa peringatan Isra’ Mi’raj tidak hanya mengenang perjalanan Nabi Muhammad SAW, tetapi juga mendorong penguatan iman serta peningkatan kualitas ibadah.
Ia menyampaikan bahwa nilai keteladanan Rasulullah perlu diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.
“Isra’ Mi’raj mengajarkan nilai-nilai kedisiplinan, kejujuran, dan tanggung jawab. Nilai-nilai inilah yang sangat relevan untuk kita terapkan dalam kehidupan bermasyarakat dan menjadi fondasi dalam membangun Kota Padang yang religius dan berkarakter,” ujarnya.
Pembinaan Generasi Muda Berbasis Masjid dan Musala
Selain itu, Maigus Nasir yang juga menjabat Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Padang menjelaskan pelaksanaan Program Smart Surau sebagai bagian dari sembilan Program Unggulan Pemerintah Kota Padang.
Program tersebut berfokus pada penguatan nilai keagamaan dan pembinaan generasi muda berbasis masjid dan musala.
Ia menyebut bahwa Smart Surau telah berjalan sejak 26 Juli 2025. Program ini mencakup Subuh Mubarakah, Remaja Masjid Reborn, Ruang Pembelajaran Digital Masjid, serta fasilitasi Rumah Tahfiz.
Menurutnya, dukungan jamaah dan masyarakat diperlukan untuk memperkuat pelaksanaan program.
Peringatan Isra’ Mi’raj tahun ini mengusung tema “Perkuat Iman, Perbaiki Amal, Perbanyak Syukur”. Kegiatan tersebut dihadiri Camat dan unsur Forkopimca Kecamatan Nanggalo, pengurus masjid, jamaah, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen masyarakat.
Acara ini menjadi bagian dari agenda keagamaan masyarakat Nanggalo yang rutin digelar dalam rangka meningkatkan pemahaman agama dan memperkuat kebersamaan di lingkungan Nagari Nanggalo.(*)
Editor : Heri Sugiarto