Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Hari Kedua Ramadhan 2026, Pasar Raya Padang Masih Normal tanpa Lonjakan Pengunjung

Mengki Kurniawan • Jumat, 20 Februari 2026 | 14:47 WIB

Hari kedua Ramadhan 2026, Pasar Raya Padang terpantau normal. Lalu lintas lancar, pedagang belum rasakan lonjakan pembeli.
Hari kedua Ramadhan 2026, Pasar Raya Padang terpantau normal. Lalu lintas lancar, pedagang belum rasakan lonjakan pembeli.
PADEK.JAWAPOS.COM—Hari kedua Ramadhan belum terlihat lonjakan pengunjung di pusat perbelanjaan di Pasar Raya Padang pada Jumat (20/2/2026).

Aktivitas di pusat perdagangan terbesar di Kota Padang tersebut terpantau berjalan normal tanpa peningkatan signifikan sejak pagi hingga siang hari.

Berdasarkan pantauan di lokasi, arus lalu lintas kendaraan di jalan utama kawasan Pasar Raya Padang masih lancar dan tidak menunjukkan kemacetan panjang seperti yang kerap terjadi saat terjadi lonjakan pengunjung.

Kendaraan roda dua maupun roda empat dapat melintas dengan kecepatan stabil, sementara area parkir di bahu jalan belum dipadati kendaraan hingga meluap ke badan jalan utama.

Kondisi tersebut dibenarkan oleh Hermansyah (49), juru parkir di kawasan itu, yang menyebut intensitas kendaraan sejak pagi hingga siang masih dalam kategori wajar dan hampir sama dengan hari biasa.

“Jumlah kendaraan yang parkir hampir sama saja seperti hari-hari biasanya, belum ada lonjakan yang mencolok,” ujar Hermansyah saat ditemui di sela aktivitasnya.

Meski demikian, ia memperkirakan peningkatan jumlah pengunjung baru akan terjadi menjelang sore hari, merujuk pada pola tahun-tahun sebelumnya ketika masyarakat lebih banyak keluar rumah mendekati waktu berbuka puasa.

Menurutnya, masyarakat biasanya datang untuk mencari takjil atau pabukoan serta membeli bahan masakan untuk menu berbuka, sehingga kepadatan kendaraan cenderung terjadi pada waktu yang disebut sebagai “jam kritis” menjelang magrib.

Kondisi serupa dirasakan para pedagang di dalam pasar, termasuk Maryati (54), pedagang sayur yang akrab disapa Simar, yang menyatakan penjualan pada hari pertama dan kedua Ramadhan masih tergolong stabil tanpa kenaikan signifikan dibanding hari biasa.

Ia menjelaskan bahwa karakteristik pembeli selama Ramadhan cenderung bergeser dari sisi waktu kunjungan, di mana keramaian pasar tidak lagi terjadi sejak pagi buta melainkan meningkat ketika menjelang sore hari.

“Biasanya di bulan puasa ini yang ramai itu ketika menjelang sore, karena di jam-jam itulah banyak yang mencari bahan masakan segar atau sekalian mencari takjil dan pabukoan di sekitar pasar,” katanya.

Hal serupa diungkapkan Isaf (37), pedagang buah di Pasar Raya Padang, yang menyebut lapaknya belum diserbu pembeli secara massal meskipun buah-buahan kerap menjadi pilihan utama untuk minuman berbuka.(*)

Editor : Hendra Efison
#lonjakan pengunjung pasar #pasar raya padang #Aktivitas ekonomi Padang #Ramadhan 2026