Peristiwa yang terjadi saat subuh itu sempat mengundang kepanikan warga sekitar karena lokasi kejadian berada di kawasan padat permukiman.
Kepala Bidang Operasi dan Sarana Prasarana Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang, Rinaldi, menyatakan pihaknya menerima laporan kebakaran tersebut pada pukul 05.38 WIB.
"Unit kami segera diberangkatkan tiga menit setelah laporan masuk dan tiba di lokasi pada pukul 05.48 WIB," ujar Rinaldi, Selasa pagi.
Menurut keterangan saksi mata, Desrita (51), kebakaran pertama kali diketahui saat ia melihat api dan kepulan asap tebal membumbung tinggi dari rumah milik Dewi (30). Warga yang menyadari situasi tersebut segera melaporkan kejadian ke Dinas Damkar Kota Padang.
Dalam upaya pemadaman, Damkar Kota Padang menerjunkan 58 personel dengan dukungan tiga unit armada. Proses pemadaman berlangsung cepat dan selesai dalam waktu kurang dari satu jam, tepatnya pukul 06.23 WIB. Petugas sempat mengalami kendala akses jalan yang sempit menuju lokasi kejadian.
Berdasarkan data Damkar Kota Padang, kebakaran tersebut menghanguskan rumah dengan luas bangunan sekitar 7x9 meter persegi. Meski tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini, kerugian materil ditaksir mencapai Rp100 juta.
Beruntung, personel Damkar berhasil menyelamatkan aset bangunan lain di sekitar lokasi dengan total nilai sekitar Rp700 juta.
Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan pihak berwenang. Tidak ada penghuni rumah yang dilaporkan harus mengungsi akibat musibah ini. (cc1)
Editor : Adetio Purtama