Kegiatan tersebut juga diis penyerahan santunan kepada puluhan santri dan anak yatim.
Selain itu, bantuan turut disalurkan kepada tujuh masjid dan musala serta para marbot di Kota Padang yang terdampak bencana hidrometeorologi.
Dalam kesempatan tersebut, Maigus Nasir mengapresiasi kolaborasi antara Dewan Masjid Indonesia Kota Padang dan PT AQUA Solok dalam menyelenggarakan kegiatan sosial tersebut.
“Atas nama Pemerintah Kota Padang, kami mengapresiasi kegiatan ini. Kepedulian terhadap santri dan anak yatim, marbot, serta masjid dan musala merupakan bentuk perhatian yang sangat berarti,” ujar Maigus, yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Masjid Indonesia Kota Padang.
Ia mengingatkan bahwa para santri merupakan generasi penerus yang memiliki peran penting dalam menjaga dan memakmurkan masjid.
“Kami berharap para santri terus mendapat perhatian dan dukungan, karena merekalah generasi yang akan menjaga nilai-nilai keislaman sekaligus memakmurkan masjid. Untuk mendukung hal ini, Pemko Padang telah meluncurkan Progul Smart Surau yang bertujuan mengoptimalkan peran masjid sebagai pusat pembinaan generasi muda,” jelasnya.
Sementara itu, Direktur PT AQUA Solok, Deden Somantri, mengatakan kegiatan Kajian Adem Ramadhan merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat.
Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi momentum memperkuat nilai-nilai keagamaan, tapi juga mempererat solidaritas sosial serta mendorong peran masjid sebagai pusat pemberdayaan umat.
“PT AQUA tidak hanya berorientasi pada pengembangan usaha, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial terhadap masyarakat dan lingkungan,” ujarnya.
Ia menambahkan, sejak awal berdiri para pendiri perusahaan telah menanamkan nilai bahwa keberadaan AQUA harus memberi manfaat luas bagi masyarakat.
“Pendiri kami selalu berpesan agar AQUA tidak sekadar menjalankan bisnis, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat serta menjaga kelestarian lingkungan,” tuturnya.(*)
Editor : Heri Sugiarto