Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Jembatan Putus Sejak 2024 di Kayutanam Belum Dibangun Ulang, Ekonomi Warga Tersendat

Aris Prima Gunawan • Senin, 14 April 2025 | 20:14 WIB

Warga Korong Padangmantuang, Nagari Kayutanam, Kecamatan 2×11 Kayutanam, tidak dapat menyeberang karena jembatan Korong Padangmantuang putus. (Foto Dok Jamal)
Warga Korong Padangmantuang, Nagari Kayutanam, Kecamatan 2×11 Kayutanam, tidak dapat menyeberang karena jembatan Korong Padangmantuang putus. (Foto Dok Jamal)
PADEK.JAWAPOS.COMHarapan yang terhalang jembatan runtuh masih menyelimuti warga Korong Padangmantuang, Nagari Kayutanam, Kecamatan 2×11 Kayutanam, Kabupaten Padangpariaman.

Sudah hampir setahun lamanya, masyarakat di wilayah itu hidup dalam keterisolasian setelah jembatan penghubung utama mereka putus sejak pertengahan 2024.

Jembatan sepanjang 25 meter itu tak mampu menahan derasnya arus Batang Air Sungai Kalu yang mengamuk saat musim hujan. Kini, puing-puingnya menjadi saksi bisu atas terganggunya aktivitas warga yang setiap harinya bergantung pada jalur tersebut.

Tanpa jembatan, warga harus menempuh jalan lingkar sepanjang 5 kilometer menuju kawasan INS untuk menjual hasil pertanian seperti durian, padi, pinang, casiavera, hingga jagung.

Rute baru ini tak hanya melelahkan, tapi juga menambah beban ongkos transportasi secara signifikan dan memperlambat perputaran roda ekonomi.

“Kami sangat berharap pemerintah segera membangun jembatan baru. Ini bukan hanya soal jalan, tapi tentang masa depan anak-anak kami dan kelangsungan ekonomi masyarakat. Kalau dibiarkan lama, dampaknya akan sangat besar,” ujar Jamal Abdillah, warga Padangmantuang dengan nada penuh harap.

Keluhan warga akhirnya sampai ke telinga pemerintah daerah. Pada Minggu sore, 13 April 2025, Bupati Padangpariaman, JKA, turun langsung ke lokasi jembatan bersama Sekretaris Daerah Rudi Repenaldi Rilis dan Wali Nagari Kayutanam, Harmen Sadri.

Dalam kunjungan itu, Bupati JKA berjanji akan segera membahas solusi pembangunan kembali jembatan bersama instansi terkait.

“Saya akan segera bahas ini dalam rapat bersama dinas-dinas teknis. Jembatan putus ini harus segera dibangun kembali,” tegas JKA usai mendengarkan langsung keluhan warga.

Sementara itu, Wali Nagari Kayutanam, Harmen Sadri, menyebut jembatan yang runtuh tersebut adalah urat nadi ekonomi masyarakat. “Jembatan ini sangat vital. Ia menghubungkan Korong Pasatangah–Padangmantuang ke Nagari Guguak. Kalau tidak segera dibangun, dampaknya akan terus meluas, apalagi bagi para petani,” jelasnya.

Kini masyarakat menanti, apakah janji itu akan berbuah tindakan nyata. Sebab bagi warga Padangmantuang, jembatan itu bukan sekadar infrastruktur, melainkan jalan hidup yang menentukan masa depan mereka. (apg)

Editor : Hendra Efison
#Ekonomi Warga Padangmantuang Tersendat #Belum Dibangun Ulang #Jembatan Putus Sejak 2024 di Kayutanam