Panen Raya di Sawahlunto, Mahyeldi Ajak Keltan Genjot Produksi Padi

Di masa pandemi Covid-19 ini produktivitas di sektor pertanian jangan sampai kendor. Apalagi pangan merupakan kebutuhan pokok yang harus tersedia dalam segala situasi.

“Walaupun di tengah wabah Pandemi Covid-19, kebutuhan masyarakat akan pangan tentu tidak berhenti,” tegas Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah saat menghadiri panen raya padi, di Desa Talawi Hilie, Kecamatan Talawi, Kota Sawahlunto, Selasa (30/3/2021).

Karena itu, lanjutnya, pemerintah daerah bersama masyarakat khususnya kelompok tani (keltan) harus berupaya meningkatkan produksi padi agar optimal. “Sehingga persediaan pangan akan selalu tersedia,” imbuhnya.

Menurutnya, Sumatera Barat didominasi oleh pembangunan sektor pertanian dengan sumbangan terhadap PDRB sebesar 22,38 persen.

Dukungan sektor pertanian tanaman pangan dan hortikultura cukup besar serta berkembang baik. Bahkan, banyak kegiatan tersebut digerakkan oleh rumah tangga petani di pedesaan maupun di perkotaan.

Dalam kesempatan panen raya itu, Mahyeldi menyampaikan bahwa untuk meningkatkan produksi petani, pemerintah memfasilitasi peralatan mesin pertanian (alsintan).

Alsintan tersebut bisa menanggung biaya produksi menjadi lebih rendah. Dengan mengoptimalkan penggunaan alsintan ini, katanya biaya produksi bisa terpangkas sekitar 20 persen.

Baca Juga:  Pemko-Kejari Sawahlunto Kerja Sama Penanganan Hukum Perdata

“Alsintan ini dapat menanggung biaya produksi sampai 20 persen. Kalau selama ini biaya untuk satu periode tanam menghabiskan biaya lebih dari Rp 11 juta per hektare, maka dengan alsintan dapat menjadi hanya Rp 7 juta per hektare,” jelasnya.

Mantan Wali Kota Padang itu berharap kegiatan panen raya di Talawi ini sebagai langkah awal kesuksesan dalam bidang pertanian. Hal sama mesti dilakukan di lokasi strategis lainnya di Sumbar.

Sebelum panen raya, Gubernur Mahyeldi memberikan sertifikat tanda kelulusan kepada sebanyak 75 orang penghafal Quran yang pendidikan di SDIT Cahaya Pelangi tahun 2021.

Penyerahan sertifikat dilakukan saat wisuda santri SDIT di Gedung Pertemuan Masyarakat Talawi. Wisudawan itu, tergabung dalam angkatan kelima program Hafal Quran dengan tema “Membumikan Qur’an dan Menghadiahkan Mahkota Surga Untuk Ayah Bunda”.(hry)

Previous articleBNI Gelar Akad Kredit Massal 4.675 Debitur KPR Sejahtera FLPP
Next articlePLN-TNI AD Lanjutkan Kerja Sama Penerimaan dan Pengujian Batubara