PADEK.JAWAPOS.COM—Sebanyak 7 orang calon mahasiswa Satu Keluarga Satu Sarjana (Saga Saja) mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar atau SKD untuk bergabung di Politeknik PU Semarang. SKD dilaksanakan di SMP N 3 Kota Pariaman, Sabtu (6/7).
Kasubag Umum dan Program Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Pariaman, Qadri Eka Putra saat mendamping peserta mengatakan bahwa pelaksaan SKD dimulai pukul 09.00 Wib. dan SKD akan berlangsung selama 150 menit.
“SKD dimulai tepat pukul 09.00 Wib. Namun pihak Politeknik PU sebelum memulai SKD memberikan simulasi kepada seluruh peserta dan ini dilakukan serentak se Indonesia. Tahun ini ada 7 orang calon penerima Saga Saja untuk Politeknik PU, terbilang sedikit dari tahun sebelumnya. Hal ini terjadi mungkin faktor ekonomi masing-masing peserta karena biaya pendaftaran Politeknik PU ditanggung masing-masing dan dibayar sebelum SKD dimulai,“ ungkapnya.
Seperti yang telah diketahui, Pemko Pariaman telah menjalin kerja sama dengan berbagai Universitas dan Politeknik dalam program Saga Saja sejak kepemimpinan Genius Umar – Mardison Mahyuddin. Untuk kerja sama dengan Politeknik PU Semarang, dimulai sejak 2023.
Sementara itu, Ketua Baznas Kota Pariaman Zalman Zaunit usai mengunjungi peserta SKD mengatakan bahwa program unggulan Saga Saja merupakan program untuk menguliahkan anak-anak dari keluarga kurang mampu, agar dapat mendapatkan pendidikan tinggi vokasi, di mana seluruh biayanya ditanggung oleh Pemko Pariaman.
“Tahun ini ada 7 calon penerima Saga Saja untuk Politeknik PU Semarang. Tahun kemarin ada 14 anak kita yang mengikuti SKD, namun yang lulus 4 dan yang mengambil kesempatan untuk kuliah hanya 2 orang. Alhamdulillah 2 orang anak kita tersebut masih aktif sebagai mahasiswa Politeknik PU Semarang,“ ungkapnya.
Untuk Politeknik PU Semarang, peserta akan bersaing dengan yang lainnya se-Indonesia. Berbeda dengan Tel U, karena kerja sama Pemko Pariaman dengan pihak Tel U yaitu memberikan kesempatan kepada 10 warga Kota Pariaman untuk bisa menuntut ilmu di Tel U.
“Untuk Tahun depan, kita akan coba bicarakan dengan berbagai stakeholder untuk membantu warga Kota Pariaman dalam pembiayaan masuk SKD Politeknik PU Semarang. Sehingga apabila biaya SKD ditanggung Pemko Pariaman, semakin banyak peminat Politeknik PU Semarang. Kepada peserta saat ini, semoga saja mampu meraih nilai yang tinggi sehingga akan semakin banyak anak-anak kita yang dapat kuliah di salah satu kampus terbaik di Indonesia,“ ujarnya. (nia)
Editor : Hendra Efison