Kunjungi BI, Kadispar Langsung Geber Tahun Kunjungan Wisata Sumbar 2023

119

Hari pertama berkantor, Kepala Dinas Pariwisata Sumbar Luhur Budianda langsung melakukan pertemuan dengan berbagai pihak. Salah satunya gerakan bersama (geber) dengan Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sumbar.

Pertemuan bertujuan menindaklanjuti pencanangan Tahun Kunjungan Wisata Sumatera Barat 2023 yang diluncurkan di BI Sumbar akhir tahun lalu. “Kami ingin menggali sejauh mana progress persiapan tahun kunjungan wisata yang diberi tagline Visit Beautiful West Sumatra 2023 karena waktu yang tersisa sudah tidak banyak lagi,” ujar Budi saat disambut Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sumbar Wahyu Purnama berlangsung di Ruang Rapat Utama Kantor Perwakilan BI Sumbar, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Padang, Rabu (2/2/2022).

Wahyu Purnama menerima Kadispar Luhur Budianda yang datang bersama Kepala DPMPTSP Adib Alfikri dan Kepala Biro Pemerintahan/Otonomi Daerah Setprov Sumbar.

Dalam paparannya, Wahyu Purnama menyampaikan potensi pariwisata Sumbar sangat tinggi dan sangat perlu untuk dioptimalkan. Dari data BPS, Sumatera Barat masuk 10 besar destinasi Wisatawan Nusantara dan 3 besar destinasi favorit Wisatawan Mancanegara di Sumatera. Selain itu, potensi pariwisata Sumbar juga telah banyak mendapat pengakuan baik nasional maupun internasional.

Di antaranya, kata Wahyu, Provinsi dengan Desa Wisata terbanyak dan 4 Desa Wisata tersebut masuk 50 besar terbaik se-Indonesia, memiliki 11 Geopark yang tiga di antaranya sudah diakui secara nasional, Randang yang telah beberapakali dinobatkan CNN sebagai makanan terlezat di dunia, Juara World Best Halal Culinary Destination pada World Halal Tourism Award di Abu Dhabi 2016, diakuinya Ombak Mentawai sebagai salah satu ombak terbaik di dunia oleh Surfer Magazine. “Dan, masih banyak lagi pengakuan lainnya,” jelas Wahyu.

Baca Juga:  Jadi Primadona, 3 Pantai Makin Memesona

Selanjutnya Kadispar Sumbar, Luhur Budianda menyampaikan apresiasi atas gagasan “Visit Beautiful West Sumatra 2023” yang diinisiasi Kepala Perwakilan BI Sumatera Barat. “Kami sangat mendukung kegiatan ini. Hal ini komitmen bersama untuk menghasilkan strategi pengembangan pariwisata¬† yang lebih terintegrasi,” ungkap Budi.

Menurutnya, Sumbar tentunya harus mempersiapkan diri dengan baik untuk menyambut wisatawan bila kondisi Covid-19 telah membaik.

“Seluruh stakeholders pariwisata harus solid bekerja sama. Fokus pada pengembangan pariwisata sebagai sumber pertumbuhan ekonomi baru Sumbar,” katanya.

Temui Pelaku Pariwisata

Setelah dari BI Sumbar, Kadispar Sumbar Luhur Budianda didampingi Kabid Destinasi Doni Hendra bertemu perwakilan dari sejumlah asosiasi dan pentahelix Kepariwisataan di Bagan Resto & Coffee.

Pertemuan santai ini dihadiri Joni Mardianto (GIPI/Masata Sumbar), Ifra Yunaldi (GIPI/Akademisi/APB), Elvis Kashmir (GIPI/ASATI), Dede Hakim (GIPI/AELI), Irfan (GIPI/Asperapi) dan Widadi (GIPI/PPHI).

“Di awal masa jabatan mengemban amanah sebagai Kadispar Sumbar, kami memang bertekad bertemu dengan stakeholders kepariwisataan Sumbar. Selain memperkenalkan diri, kami juga ingin mendengar dan menerima masukan dari rekan-rekan pelaku pariwisata untuk bergerak bersama memajukan pariwisata Sumbar,” terang Budi.

Sementara itu Joni Mardianto mewakili Masata/GIPI menyampaikan apresiasi atas inisiatif Kadispar menggelar pertemuan dengan pegiat pariwisata. “Tentu kami merasa senang sekali atas respons Bapak Kadispar Sumbar yang telah meluangkan waktu bertemu dan berdiskusi dengan kami. Semoga pertemuan ini bisa jadi awal baik untuk sinergitas pelaku dan Dispar dalam memajukan pariwisata Sumbar,” harap Joni.(rel/esg)