Sensasi Menikmati Senja di Pondok Kopi Tatungkuik HR Banuhampu

3564

Pondok Kopi Tatungkuik HR di jalur alternatif Padang-Bukittinggi di Nagari Kubang Putiah

Satu lagi tempat nongkrong berlatar pemandangan alam dengan udara sejuk hadir di kawasan Kabupaten Agam, yaitu Kopi Tatungkuik HR. Kedai kopi berkonsep lesehan ini berdiri di atas lahan subur yang ditanami kebun terung dan area pesawahan.

Kedai Kopi Tatungkuik HR hadir di Jalan Raya alternatif Padang-Bukittinggi, persisnya di Jorong Kotobaru, Nagari Kubang Putiah, Kecamatan Banuhampu. Bangunan kedai yang berbahan kayu itu menyajikan beragam menu di antaranya Kopi Tatungkuik Aceh, Kopi Tatungkuik Lokal, Kopi Susu, aneka mie, nasi goreng dan lain-lain.

Owner Kopi Tatungkuik HR, Harmon Ruslan
yang merupakan seorang pensiunan BUMN merasa hidupnya belum lengkap tanpa memberikan manfaat untuk kampung halaman dan masyarakat. Itulah alasan utama dia menggeluti bisnis ini.

“Selama 30 tahun di BUMN saya merasa baru bisa menghidupi keluarga. Saya pulang kampung untuk memberi manfaat lebih banyak,” kata Harmon, Kamis (5/5).

Harmon lalu menghubungi teman-teman sejawatnya di kampung untuk berkolaborasi membuka usaha. Untuk tahap awal, Harmon melirik sektor pertanian. Ia bertanam cabai dan terung.

“Alhamdulillah pendapatan warga meningkat. Pertanian menunjukkan hasil panen yang baik. Namun seiring berjalan, karena berada di bibir jalan raya dengan latar Gunung Marapi dan Singgalang, ternyata banyak yang mampir ke kebun kami untuk berfoto,” sebutnya.

Baca Juga:  Resah Pungli di Luar Jam Kunjungan, Baliho Raksasa Dipajang di Jalan Harau

Ide itu lalu diceritakan Harmon dengan Afrizal, teman akrabnya yang juga ingin membuka warung kopi. Ternyata ide tersebut selaras, keduanya lalu sepakat membangun pondok kopi. Untuk menghadirkan konsep berbeda, jenis usaha kopi tatungkuik yang dipilih karena baru ada satu di Kecamatan Malalak.

“Dengan niat baik menjaga kampung, kami mendapat banyak kemudahan. Teman seluruhnya membantu dengan sukarela. Semoga niat sederhana ini bisa mendapat keridaan Allah SWT,” pungkasnya.

Tokoh masyarakat Banuhampu, Rafdinal mengapresiasi inisiatif usaha rintisan yang dijajaki oleh Harmon Ruslan dan kawan-kawan. Menurutnya, usaha ekonomi kreatif menjadi sektor yang sedang digandrungi dan dicari masyarakat. Lokasi yang strategis di tepi jalan raya alternatif Padang-Bukittinggi, diharapkan Rafdinal bisa menjadi keunggulan tersendiri agar pondok kopi ini berkembang pesat.

“Semoga ini memberikan efek manfaat yang mengalir luas untuk masyarakat Banuhampu pada umumnya,” kata anggota DPRD Sumbar empat periode itu.(ryp)