Jutaan Perantau bakal Mudik, BPPD Sumbar Cek Kesiapan Destinasi Wisata

156

Setelah dua tahun dilarang, pada Lebaran tahun ini pemerintah membolehkan masyarakat mudik atau pulang ke kampung halaman dengan syarat sudah vaksin penuh.

Sebanyak 1,8 juta perantau Minang diperkirakan mudik pada lebaran nanti, dan sekitar 75 persennya bakal menggunakan transportasi darat.

Besarnya jumlah masyarakat perantau yang mudik tersebut, potensi besar bagi bergairahnya perekonomian Sumbar pasca dilanda pandemi, terutama sektor pariwisata. Belum lagi ditambah besarnya potensi masyarakat daerah tetangga yang bakal berlibur pada masa lebaran nanti.

Merespons itu, Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Sumbar Sari Lenggogeni bersama Tim Pemberdayaan dan Pengembangan Desa Wisata (TPP Dewi) Sumbar akan bergerak cepat sejak dini dengan turun langsung ke lapangan. Untuk itu BPPD akan bersinergi dengan Dinas Pariwisata Sumbar.

Mereka akan mengecek secara bersama  kesiapan  destinasi, terutama desa wisata-desa wisata di kabupaten dan kota sehingga bisa mengantisipasi lonjakan kunjungan saat mudik lebaran nanti. Ini peluang bagi peningkatan pendapatan dan perekonomian daerah pasca terdampak pandemi.

“Insya Allah kita akan segera turun cek kesiapan desa wisata yang siap, dan berkoordinasi dengan pokdarwis (kelompok sadar wisata) dan pemerintah setempat,” ujar Sari Lenggogeni, Sabtu (9/4/2022).

Baca Juga:  Jadi Buruan Para Pemburu Senja!! Sunset Keren di Pantai Sunua Pariaman

BPPD dan TPP Dewi Sumbar, kata Sari juga akan fokuskan pada pariwisata berkualitas ke desa wisata-desa wisata yang ada dan destinasi baru pasca pandemi.

“Jika destinasinya menarik, sambutannya ramah dan lingkungannya bersih, maka para pemudik nantinya tentu akan membantu mempromosikan ke masyarakat lainnya di rantau. Apalagi sekarang mereka rata-rata sudah punya akun media sosial,  tentu akan berdampak pada kunjungan-kunjungan berikutnya,” jelas Sari.

Direktur Tourism Development Center Universitas Andalas itu, juga mendorong terciptanya pariwisata berkelanjutan dan berkualitas. Wisata pasca pandemi yang tanpa kerumunan dan terjadi pemerataan kesejahteraan di daerah. “Pengunjung akan menikmati model wisata pasca pandemi,” imbuhnya.

Sebagaimana diberitakan, Anggota Komisi V DPR RI Bambang Hermanto saat kunker ke BIM, Kamis (7/4/2022) lalu mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil survei Kementerian Perhubungan, sekitar 79,4 juta orang yang akan mudik ke sejumlah daerah. Sebanyak 1,8 juta orang di antaranya akan kembali ke kampung halamannya di Sumbar.(esg)