Siapkan Protokol Kesehatan di Objek Wisata

Pantai Padang menjadi salah satu objek wisata andalan di Kota Padang. (Foto: IST)

Pemko Padang telah membuat rancangan aturan di objek wisata, dalam persiapan menyongsong new normal atau pola hidup baru (PHB) di masa pandemi virus korona (Covid-19). Aturan tersebut tertuang dalam Pasal 31 Peraturan Wali Kota No. 49 tahun 2020.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Padang Arfian kepada Padang Ekspres, kemarin (8/6) mengatakan, new normal di objek wisata para pemilik atau pengelola memastikan jumlah pengunjung tidak melebihi 50 persen dari kapasitas pengunjung normal.

Yakni dengan penerapan ketat di pintu masuk oleh petugas yang ditunjuk dan melakukan cek suhu tubuh bagi setiap petugas dan pengunjung dengan thermogun. “Jika suhu tubuh lebih dari 37,5 derajat Celcius, mesti dilaporkan ke puskesmas untuk dilakukan prosedur penanganan Covid-19,” ungkapnya.

Begitu juga dengan orang yang mengalami gejala demam atau batuk, pilek, nyeri tenggorokan, sesak napas, bersin, dilarang berada di objek wisata. Lalu, pemilik atau pengelola objek wisata menyediakan sarana prasarana cuci tangan dengan perbandingan 1 banding 25 orang dan menyediakan hand sanitizer di setiap sudut yang mudah dijangkau pengunjung.

“Petugas dan pengunjung wajib memakai masker selama di objek wisata. Selain itu menjaga jarak aman minimal satu meter antar pengunjung,” imbuhnya.

Lebih lanjut Arfian menyampaikan khusus transaksi saat membeli tiket kepada kasir, ruang kasir mesti memakai pembatas kaca atau plastik, atau kasir memakai face shield dan mengutamakan pembayaran non-tunai.

“Tidak hanya itu, pemilik atau pengelola objek wisata juga perlu membuat tanda pembatas jarak antara pengunjung saat transaksi pembelian tiket minimal satu meter,” ujarnya.

Arfian menegaskan pemilik atau pengelola objek wisata yang kedapatan melanggar aturan, akan dikenakan sanksi administratif teguran tertulis atau denda minimal Rp 1,5 juta maksimal Rp 2,5 juta, dari Disparbud Kota Padang, didukung Satpol PP dan pihak kepolisian.

Namun, katanya, mengingat saat ini masih dalam masa transisi new normal hingga 12 Juni mendatang, pihaknya bersama instansi terkait masih melakukan sosialisasi kepada pemilik, pengelola, dan pengunjung objek wisata yang ada di Kota Padang.

“Hari ini (kemarin, red) tim sudah bergerak seluruhnya untuk memberikan sosialisasi kepada para pemilik atau pengelola, dan pengunjung objek wisata yang ada di Kota Padang seperti Pantai Airmanis,” tukas Arfian. (i)