Pariaman Gagas 54 Iven Wisata, Gaet Pengunjung dari Provinsi Tetangga

27

Di masa pandemi ini, kepemimpinan kepala daerah benar-benar diuji. Bagaimana agar pendapatan asli daerah (PAD) terus mengalir, dunia usaha terus bergerak dan mengantisipasi perekonomian masyarakat tidak terpuruk ke jurang kemiskinan dan pengangguran.

Terobosan dilakukan Wali Kota Pariaman Genius Umar. Meski pandemi Covid-19, kota yang dipimlinnya tetap merencanakan iven pariwisata yang ditargetkan bisa berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat dan PAD.

Apalagi dengan pesatnya kemajuan pembangunan destinasi pariwisata, banyak masyarakatnya menggantungkan hidup pada sektor penggerak perekonomian itu. Jika sektor itu terhenti, daerah dan masyarakatnya bakal merasakan dampakny.

Wali Kota Pariaman Genius Umar menyebutkan, tahun ini pemko akan menggelar 54 iven. Bahkan, tiga di antaranya sudah diusulkan ke pemerintah provinsi untuk dijadikan iven nasional, yaitu Festival Budaya Tabuik, 1.000 Tari Indang dan Festival Bahari Pariaman.

“Kami berharap dukungan media massa termasuk Padang Ekspres untuk bersama-sama dalam pembangunan Kota Pariaman, termasuk dalam memajukan sektor pariwisata,” ungkap Genius Umar saat menerima kunjungan General Manager Padang Ekspres Heri Sugiarto bersama Pemred Revdi Iwansyah Putra dan Manager Pemasaran Sarbidin di Balaikota Pariaman, Senin (18/1/2021).

Genius menegaskan seluruh iven tersebut digelar dengan tetap mematuhi protokol kesehatan secara ketat. Saat ini, Pariaman sebagai kota tujuan wisata sudah menerapkan dan menyosialisasikannya ke masyarakat yang berusaha dan beraktivitas di objek-objek wisata.

Kalender iven yang sudah direncanakan tersebut, kata Genius akan diluncurkan di tiga provinsi tetangga, yakni Pekanbaru, Jambi dan Bengkulu. “Wisatawan domestik yang berkunjung ke Pariaman banyak dari tiga daerah tersebut. Mereka bisa ke Pariaman lewat jalur darat,” kata Genius di Kepala Dinas Kominfo Hendri.

Sebelum diluncurkan di tiga daerah tersebut, pemko akan menggelar soft launching pada 23 Januari ini sekaligus peresmian pentas seni Pantai Kata dan launching Pariaman Culture Everyweek di Pantai Kata.

“Dengan adanya finalisasi ini, diharapakan pariwisata The Sunset City of Indonesia akan semakin menggeliat. Kegiatan ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam menggerakkan sektor pariwisata,” katanya.

Dalam uven ini nantinya setiap peserta wajib menjalani rapid test sebelum sampai di Kota Pariaman.

Selain itu juga dibatasi jumlah peserta sehingga tidak menimbulkan kerumunan yang berisiko saat pandemi. “Sejauh ini para pengunjung yang masuk Pariaman umumnya patuh terhadap prokes dengan memakai masker dan kita sediakan pula tempat-tempat untuk cuci tangan agar bisa berwisata dengan aman dan sehat,” jelas doktor yang terkenal dengan program satu rumah satu sarjana ini.

Baca Juga:  Sandi Angkat Yuliandre Darwis jadi Pengarah Tim Evaluasi KEK Pariwisata

Masih untuk kemajuan pariwisata Kota Pariaman, kata Genius, pemko kini sudah menyiapkan taman bunga di Pantai Kata Pariaman. Seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) berpartisipasi menanam bunga di Pantai Kata dengan beragam bunga pilihan.

“Kota dan pariwisata Pariaman jadi berbunga-bunga. Saya cek terus bunga-bunga yang ditanam OPD-OPD itu. Saya minta agar rajin disiram, dipelihara. Kalau ada yang bunga yang mati, saya foto dan kirim WA ke mereka agar segera ditanam lagi. Kami targetkan ini jadi gerakan bersama. Apalagi juga berdampak pada ekonomi masyarakat, salah satunya sekarang bisa dilihat dekat pantai sudah banyak yang berjualan bunga,” bebernya.

GM Padang Ekspres Heri Sugiarto menyebutkan Padang Ekspres siap mendukung upaya para kepala daerah yang konsisten menjalankan program dan kebijakan bermuara pada kemajuan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakatnya.

“Kami apresiasi Pak Wali Kota Genius Umar yang selama ini memang visioner dan inovatif dalam memajukan daerahnya. Faktanya, coba saja susuri kawasan pantai Pariaman yang sudah begitu banyak kemajuan dan ramai pengunjung. Pengunjung tak perlu khawatir karena warganya ramah-ramah,” ujar Heri.

Selain pariwisata, kata Heri, Genius Umar juga membangun pasar sebagai tempat kegiatan ekonomi masyarakat sehingga nyaman dalam berjualan dan bertransaksi. “Infrastruktur jalannya juga sudah bagus, tempat aktivitas anak-anak dan remajapun disediakan di sekitar pantai hingga muara,” tambah Heri yang sering berwisata bersama keluarga ke Pariaman.

Pemred Padang Ekspres Revdi Iwan Syahputra menambahkan bahwa Genius seperti namanya, selalu ada inovasi dalam membangun kota serta sosok pemimpin menginspirasi.

“Lihat saja destinasi wisata waterfront city, jelas tak terbayangkan selama ini akan jadi sebagus sekarang. Begitu pula dengan program pendidikan yang membuat semua warga Pariaman tak perlu pusing melanjutkan pendidikan anaknya ke jenjang sarjana karena pemko sudah memiliki program itu,” imbuhnya.(nia)