Akhir Pekan di Pemandian Lubuk Mata Kucing yang Dibangun Tahun 1918

Sudah adakah tempat liburan bersama keluarga di akhir pekan ini? Jika belum, anda bisa mengunjungi Lubuk Mata Kucing, sebuah tempat pemandian umum yang populer dengan airnya yang sangat jernih. Banyak warga menyebut sejernih mata kucing.

Pemandian ini dibangun sejak zaman penjajahan Belanda, sekitar tahun 1918 dan masih ada sampai sekarang. Bagi masyarakat Padangpanjang yang kini dipimpin wali kota Fadly Amran, Lubuk Mata Kucing sudah tidak asing lagi.

Lokasi ini menjadi salah satu destinasi yang menarik dan sering diunjungi para wisatawan. Seperti wisatawan dari Bukittinggi, Solok, Padang dan daerah lainnya.

Pada awal tahun 2017, destinasi ini sempat tidak beroperasi selama beberapa bulan, karena renovasi yang dilakukan pemerintah. Seperti pembaruan pada fasilitas kolam renang, berupa penggantian lantai keramik agar lebih bersih. karena yang lama sudah berlumut dan keramiknya banyak yang pecah.

Selain itu, kantin yang lama juga direnovasi dan dipindahkan ke lantai dua, sedangkan kantin yang lama dijadikan kolam renang untuk anak-anak.

Baca Juga:  Perkuat Literasi Digital dan Promosi Wisata Lewat Digital Marketing

Lokasi pemandian Lubuk Mata Kucing berada di Kelurahan Pasar Usang, Kecamatan Padangpanjang Barat. Persisnya, di jalan menuju Nagari Singgalang.

Lokasi di sini berudara sejuk dan segar karena berada di kaki Gunung Singgalang. Lingkungan sekitarnya masih sangat alami dengan banyaknya tumbuh-tumbuhan hijau. Air pemandian Lubuk Mata Kucing ini tidak pernah menggunakan kaporit.

Setiap pengunjung yang datang, dikenakan retribusi berupa tiket masuk hanya Rp5.000 saja per orang. Dengan tarif terjangkau, para pengunjung sudah dapat menikmati pemandian Lubuk Mata Kucing sepuasnya.

Pemandian Lubuk Mata Kucing dibuka setiap hari kecuali Jumat karena dilakukan pembersihan kolam mingguan. Adapun waktu buka yaitu dari pukul 07.30-18.00 WIB. (rel)