Ocean Beach Hotel Hadir di Pantai Padang, Asik Bisa Berenang di Lantai 7

258

Hotel baru kembali dibuka di Kota Padang. Setelah resmi soft opening, Ocean Beach Hotel (OBH) yang memiliki pemandangan langsung ke Pantai Padang, sudah menerima tamu mulai Jumat (19/11/2021).

“Kita menyajikan pemandangan (view) indah langsung Pantai Padang. Untuk menikmati pemandangan ini kita menyediakan ruang lounge di lantai 7,” ujar Owner Ocean Beach Hotel, Hengky Sutanto, Sabtu (20/11/2021).

Menurutnya, hotel bintang tiga yang berada di Jalan Samudera Pantai Padang tersebut menyediakan 88 kamar dengan berbagai kelas. Selain itu juga ada fasilitas kolam renang.

Bagi yang membutuhkan ruang rapat, kata Hengky, hotelnya juga menyediakan dua pilihan ruang yang nyaman. Yakni, dengan kapasitas 40 orang dan ruang rapat berkapasitas 150 orang.

“Kota Padang selama ini kan dikenal dengan Kota Wisata MICE (Meeting, Incentive, Convention, Exhibition). Untuk itu kita menyediakan ruang rapat yang nyaman,” tambahnya.

Selain itu bagi tamu dan pengunjung juga dapat memanfaatkan kolam renang di lantai 7 dengan luas 4×12 meter. Fasilitas ini memberikan sensasi tersendiri bagi pengunjung karena bisa menikmati berenang di ketinggian sekitar 30 meter di bibir Pantai Padang.

Kehadiran hotel ini, diharapkannya bisa menambah pilihan bagi pengunjung Kota Padang untuk mendapatkan penginapan berada di objek wisata langsung. Apalagi selama ini hotel dengan fasilitas memadai belum ada dekat bibir Pantai Padang.

Selain itu, bagi keluarga yang punya hajatan Ocean Beach Hotel juga menyediakan sejumlah paket pesta. Di antaranya paket pesta dengan nilai dari Rp 25 juta hingga Rp35 juta.

Ada juga paket ulang tahun dengan harga Rp130 ribu/pax, minimal 10 pax. Kemudian, paket arisan dengan harga Rp 110 ribu/pax, minimal 10 pax.

Baca Juga:  Kawasan Wisata Ulakan Padangpariaman, Kearifan Lokal Pemikat Wisatawan

Kehadiran hotel Ocean Beach Hotel ini juga menambah jumlah kamar hotel di Kota Padang. Peningkatan jumlah kamar hotel ini juga diharapkan mampu meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) Kota Padang.

Apalagi untuk mengoperasional hotel ini, membutuhkan tenaga kerja 75 orang untuk berbagai posisi. Semuanya direkrut dari Kota Padang.

Selain itu, tentu saja banyak UMKM yang berkaitan dengan usaha hotel ini juga ikut terdampak positif.

“Paling tidak kini kita sudah menyerap sebanyak 75 orang tenaga kerja,” ujarnya.

Disampaikan Hengky, motivasinya mendirikan hotel tidak terlepas dari niatnya untuk berkontribusi serta ikut bersama-sama membangun Kota Padang. Khususnya dunia pariwisata Kota Padang.

Dengan begitu, pariwisata Kota Padang ke depan dapat terus tumbuh. Kemudian dapat meningkatkan perekonomian masyarakat Kota Padang.

“Jika perekonomian bergerak kembali, kita berharap kesejahteraan juga meningkat. Ini saya niatkan untuk membangun kampung halaman saya Kota Padang,” pungkasnya.

Sebelumnya, dalam berbagai kesempatan, Wali Kota Padang saat ini jumlah daya tampung hotel di Kota Padang baru mencapai 4.000 orang atau sekitar 2.000 kamar. Sebagai daerah tujuan wisata, tempat pertemuan bisnis dan pelaksanaan event nasional, setidaknya di Kota Padang tersedia kamar hotel sebanyak 5.000 kamar lagi.

Apalagi pada tahun 2022 nanti Kota Padang bakal menjadi tuan rumah dalam Rapat Kerja (Raker) Asosiasi Pemerintah Kota Padang Seluruh Indonesia (Apeksi) ke-V. Diperkirakan 93 wali kota se-Indonesia bersama jajarannya akan hadir di Kota Padang. Tentu saja membutuhkan penginapan yang memadai.(idr)