Inilah Program Kerja 100 Hari Mahyeldi-Audy untuk Sektor Pariwisata

531

Pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar terpilih Mahyeldi Ansharullah dan Audy Joinaldy, Kamis (25/2/2021) pagi akan dilantik Presiden Joko Widodo di Istana Negara.

Sektor pariwisata menjadi salah satu program kerja prioritas pasangan politisi dan pengusaha itu untuk menggerakkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Sumbar.

Koordinator Tim Relawan Sumbar Mahyeldi-Audy, M Zuhrizul menyebutkan, pasangan yang diusung PKS dan PPP itu memiliki program kerja 100 hari bidang pariwisata pada masa pandemi Covid-19 saat ini.

Salah satunya, mempertegas penerapan aturan terkait kewajiban menerapkan protokol kesehatan di setiap destinasi wisata, seperti restoran, hotel, homestay dan fasilitas lainnya yang dikunjungi wisatawan.

Hal itu perlu segera dilakukan pemprov bersama pemerintah kabupaten dan kota sehingga memberikan jaminan terjaganya kesehatan, kenyamanan dan keamanan bagi wisatawan yang berkunjung ke Sumbar.

“Meskipun saat ini Sumbar tidak berada di zona merah, tapi disiplin dan tegas terhadap protokol kesehatan tetap harus selalu dijaga konsisten dan dievaluasi karena akan mendorong lebih banyak lagi orang berkunjung ke daerah ini,” jelas Zuhrizul.

Baca Juga:  Wagub Audy Joinaldy Buka Bersama Petugas Posko Arus Mudik Silaut

Untuk itu, katanya, perlu dilakukan audit penerapan CHSE atau Cleanliness (Kebersihan), Health (Kesehatan), Safety (Keamanan), dan Environment Sustainability (Kelestarian Lingkungan) di setiap destinasi wisata, hotel maupun homestay  dan restoran serta pusat-pusat kuliner.

“Penilaian dan sertifikasi kelayakan CSHE sementara bisa dilakukan oleh Dinas Pariwisata, Dinas Kesehatan dan Lingkungan Hidup. Selanjutnya dilakukan auditor CHSE yang telah ditunjuk Kementerian Pariwisata,” tegasnya.

Sementara itu, untuk jangka panjang, pengembangan pariwisata lebih kepada pariwisata berbasis ekonomi dan budaya lokal serta komunitas.

“Pariwisata yang sukses adalah pariwisata yang berdampak terhadap masyarakat sekitar, di samping terus mendorong investasi di bidang pariwisata baik akomodasi maupun atraksi,” imbuh Tim Perancang Visi dan Misi Mahyeldi-Audy bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ini.(idr)

Previous articleKepala Humas Semen Padang Jadi Narasumber Studi Ekskursi Poltek Medan
Next articleUsut Tuntas Dugaan Penyalahgunaan Anggaran Covid-19