Rezky: Ada yang Berbeda. Asita Sumbar Pilih Ketua Baru

253
Tiga kandidat Ketua Asita Sumbar periode 2021-2026; Darmawi (PT Diva Ikhlas Tour & Travel), Nurhayati Samin (PT Bravo Habelnusa Wisata Tour & Travel), dan Teddi Amir dari PT Tarra Cahaya Putri Troul & Travel (duduk), bersama Panitia Pelaksana Musda.

DPD Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies (Asita) Sumbar melaksanakan Musyawarah Daerah (Musda) ke-6 pada 27-28 Februari 2021 di Hotel Kyriad Bumiminang. Dan, Ketua Pelaksana Musda, menyatakan ada yang berbeda dalam proses pemilihan Ketua Asita Sumbar kali ini.

“Musda Asita digelar karena masa kepemimpinan Ian Hanafiah telah berakhir. Kita rencanakan musda digelar di Hotel Kyriad Bumiminang untuk memilih Ketua DPD Asita Sumbar periode 2021-2026. Selain itu, pemilihan Ketua Asita yang ke-6 ini berbeda dengan pemilihan ketua sebelumnya. Kita telah menentukan tiga kandidat bakal calon Ketua Asita periode berikutnya. Dan ini sangat berbeda dengan pemilihan-pemilihan sebelumnya, yang mana pada acara musda baru mencari bakal calon dan menetapkannya sebagai ketua Asita,” jelas Ketua Pelaksana Musda, Rezky Januar, kepada awak media di Hotel Kyriad, Minggu (27/12/2020)

Tiga bakal calon kandidat Ketua Asita Sumbar periode 2021-2026 adalah; Darmawi (PT Diva Ikhlas Tour & Travel), Nurhayati Samin (PT Bravo Habelnusa Wisata Tour & Travel), dan Teddi Amir (dari PT Tarra Cahaya Putri Troul & Travel).

Rezky Januar menjelaskan penetapan tiga calon ketua DPD Asita Sumbar tersebut setelah melewati beberapa tahapan, seperti pengumuman tentang musda, pengambilan berkas pendaftaran, verifikasi kelengkapan bakal calon ketua, dan penetapan bakal calon ketua.

Baca Juga:  Sandi Angkat Yuliandre Darwis jadi Pengarah Tim Evaluasi KEK Pariwisata

“Selanjutnya, kampanye terbuka oleh tiga orang bakal calon ketua Asita itu berlangsung dari 23 Desember 2020 hingga 31 Januari 2021. Selanjutnya, dari 1-19 Februari 2021 akan dilakukan pengenalan tiga kandidat calon ketua ini kepada masyarakat, khususnya anggota Asita. Selanjutnya pada 27-28 Februari 2021 dilaksanakan musda,” ungkapnya.

Asita didirikan di Jakarta pada 7 Januari 1971 yang bertujuan untuk meningkatkan citra pariwisata Indonesia di mata dunia. Selain itu, anggota Asita sebagai pelaku utama pariwisata nasional, diharapkan dapat bersaing secara global. DPD Asita Sumbar pada saat ini memiliki 240 anggota yang tersebar di kabupaten kota Sumatera Barat.

Rezky Januar berharap digelarnya musda Asita ke–6 ini sebagai langkah awal menggeliatkan kembali industri pariwisata Sumbar yang terdampak oleh pandemi Covid-19.

“Kita berharap, industri pariwisata di Sumbar kembali menggeliat, tentunya disesuaikan dengan adaptasi kebiasaan baru. Pada saat ini industri pariwisata harus bisa memberikan jaminan lingkungan yang sehat selain memberikan rasa aman, nyaman bagi wisatawan,” tutupnya. (hsn)