New Normal, Saatnya Berwisata ke Pulau Pandan-Padang Barat

149
Rombongan Wagub Sumbar Nasrul Abit dan wartawan di Pulau Pandan.

“Pulau Pandan Jauah di Tangah,

Di baliak Pulau si Angso Duo.

Hancua Badan Dikanduang Tanah,

Budi Baiak Takana Juo”.

Kita tentu sering mendengar pantun tersebut. Yup, Pulau Pandan adalah sebuah pulau yang secara administrasi masuk dalam Kecamatan Padang Barat, Kota Padang.

Posisi geografisnya terletak pada koordinat 00°56’58” LS dan 100°08’23” BT. Pulau Pandan ini memiliki luas 16,6 Hektare dan didominasi oleh tumbuhan kelapa.

“Pulau ini tidak berpenduduk dan kata pandan sendiri memiliki arti sejenis pohon. Topografi Pulau Pandan relatif datar, pantai berpasir putih, landai serta perairan yang jernih dan dangkal. Kondisi yang sangat cocok untuk melakukan kegiatan seperti Snorkeling,” ujar Wagub Sumbar Nasrul Abit saat bersama wartawan mengunjungi Pulau Pandan, Sabtu (27/6/2020).

Di sini, kata Wagub, juga tersedia air bersih dan cocok untuk wisatawan yang ingin berkemah. “Dan yang uniknya, di Pulau Pandan ini juga terdapat bangunan peninggalan Belanda. Potensi-potensi itu, saya kira sangat mendukung menjadikan Pulau Pandan destinasi wisata yang patut dikembangkan,” ungkap Nasrul Abit bersemangat.

Saat ini, sedang dikembangkan wisata laut baru di Pulau Pandan. Pengembangannya kerjasama Kementerian Kelautan dan Perikanan dengan Loka KKPN Pekanbaru Ditjen PRL- KKP RI.

”Kita bisa menyelam menyaksikan taman laut yang sangat menakjubkan. Di sini ada tempat penetasan telur penyu, dengan memiliki lima jenis penyu langka,” ujarnya.

Berjarak 22 km dari Kota Padang, pulau ini bisa ditempuh menggunakan speedboad atau menyewa perahu nelayan antara 30 menit hingga 1 jam dari Muaro Padang. Yuk tamasya, bro !!! (hsn)