Tawarkan Wisata Keluarga dan Alam

Sejumlah anak tengah bermain air di sungai yang ada di kawasan Ngalau Indah. (IST)

Objek wisata Ngalau Indah Pangian merupakan salah satu destinasi wisata yang saat ini tengah bergerak dari sekian banyak objek wisata yang ada di Tanahdatar. Sejak beberapa bulan terakhir, destinasi ini mendapatkan perhatian dari pengunjung karena objek wisata ini sedang boming-boming-nya. Seperti apa?

Boming-nya destinasi ini tidak terlepas dari upaya Pemerintahan Nagari melalui Badan Usaha Milik Nagari (BUMNag) Pangian Jaya dan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Pesona Pangian untuk membenahi objek wisata yang pernah ditutup beberapa tahun lalu akibat longsor.

Ngalau Indah Pangian merupakan salah satu objek wisata yang ada di Nagari Pangian, Kecamatan Lintaubuo, Tanahdatar. Ngalau tersebut berupa goa yang membentang didalam perbukitan bukit barisan sepanjang lebih kurang satu kilometer yang dialiri aliran sungai sejak dari hulu hingga ke hilir.

Goa tersebut, sebelumnya sudah menjadi destinasi wisata sejak dahulunya. Hanya saja, pada 2015 lalu terjadi longsor pada dinding tebing diepi jalan menuju mulut goa, sehingga jalan menuju lokasi rusak. Sejak itu pula objek wisata itu ditutup oleh pemerintah daerah.

Konon kabarnya, Goa ini merupakan salah satu goa terindah di Asia Tenggara seperti yang diungkapkan oleh L.deharveng A Bedos pada tahun 1995. Didalam goa tersebut dapat ditemukan stalagmit dan stalaktit yang masih alami dengan berbagai bentuk yang indah.

Selain itu, suara air yang mengalir dari tetesan batu-batu menambah perjalanan menempuh goa semakin menantang, belum lagi kicauan kelelawar dan burung walet yang bersarang di dinding-dinding gua. Dan yang lebih menariknya, pengunjung dapat menikmati suasana asri perbukitan dan hamparan sawah menuju ke lokasi.

Untuk sampai ke lokasi, pengunjung dapat menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat. Karena, akses jalan sudah tersedia dan langsung menuju lokasi. Untuk menuju lokasi dari jalan umum hanya 10 menit dari simpang Kantor Camat Lintaubuo. Jika dari pusat Kabupaten Tanahdatar, Batusangkar jaraknya lebih kurang satu jam perjalanan, atau tiga jam perjalanan dari Kota Padang.

Dilokasi, pengunjung dapat menikmati spot selfie yang saat ini sudah tersedia berupa bangunan pondok yang berdiri tepat disebelah batang air. Jika pengunjung keluarga dan membawa anak-anak, orang tua dapat memantau anak-anak mandi di dalam sungai sembari bersantai di pondok-pondok yang ada. Khusus pengunjung peminat khusus, mereka bisa menikmati perjalanan yang menantang menuju Goa Ngalau dengan ditemani petugas dari pengelola.

Baca Juga:  Usung Konsep Wisata Water Front City

Untuk saat ini pengunjung terlebih dahulu akan disuguhi oleh spot-spot selfie berupa pondok-pondok yang berada di kaki bukit yang lokasinya tidak jauh dari parkiran. Dengan merogoh kantong Rp 5 ribu untuk karcis masuk per kepala ditambah Rp 5.000 untuk parkir mobil dan Rp 2 ribu untuk sepeda motor, pengunjung dapat menikmati suasana asri. Selain itu, pengunjung dapat berbelanja makanan dengan harga standar di warung yang ada.

Amuri Solala, Ketua Pokdarwis Pesona Pangian mengatakan, jika dalam waktu dekat objek wisata ini akan dibenahi dalam waktu dekat, termasuk membangun beberapa infrastruktur dan spot-spot selfie di sepanjang jalan menuju ke dalam mulut goa.

Objek wisata ini sudah melegenda ditengah-tengah masyarakat setempat ataupun daerah tetangga Tanahdatar lainnya. Karena, pada dahulunya, lokasi ini menjadi salah satu lokasi wisata yang ramai dikunjungi, sehingga menjadi sebuah kenangan tersendiri bagi setiap pengunjung.

“Kita saat ini tengah membicarakan pengembangan kedepan objek wisata ini dengan pemerintahan nagari. Insyaallah dalam waktu dekat akan segera kita realisasikan penambahan spot selfie yang saat ini tengah dirancang. Yang jelas, tentunya akan dipoles dahulu untuk menambah beberapa spot-spot selfie yang instagramable bagi pengunjung, di antaranya pembuatan rumah pohon, jembatan, dan banyak lainnya,” ujar Amuri.

Sementara itu Ketua BPRN Nagari Pangian Syafrizal didampingi Sekretaris Nagari Pangian Novarisman mengatakan, jika untuk tahapan kedepan, pemerintahan nagari pangian akan mendorong penuh pembangunan perkembangan objek wisata tersebut.

“Nantinya melalui anggaran Bumnag, akan kita kucurkan dana pembangunan perkembangan lanjutan. Namun, tentunya harus dibuatkan dahulu master plannya. Kita dari pemerintahan nagari mendukung penuh untuk pembangunan objek wisata ini,” ujar Syafrizal. (stg)