Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Dosen UBH Rancang Aplikasi “Padang Wisata”

Hendra Efison • Kamis, 17 September 2020 | 12:08 WIB
FGD rancangan aplikasi wisata
FGD rancangan aplikasi wisata
Tim Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Bung Hatta, rancang aplikasi panduan pariwisata Kota Padang. Aplikasi tersebut bagian dari penelitian Strategi Wisata Pantai Air Manis dan Pengenalan Aplikasi Wisata. Mereka memberi nama aplikasinya “Padang Wisata”. Aplikasi berbasis android itu nantinya dapat diunduh gratis di play store.

Hal itu disampaikan Reni Yuliviona & Tim dalam acara Fokus Group Diskusi (FGD) yang digelar  Rabu (16/9/2020). FGD secara daring tersebut dibuka oleh Wawako Padang Hendri S. Hadir sebagai narasumber Kadis Pariwisata Padang Arfian, Sari Lenggogeni pakar pariwisata dari Unand, Dekan Fakultas Pariwisata dan Perhotelan UNP Ernawati.

Reni menyebutkan, rancangan aplikasi tersebut pendanaannya dari Kemenristek Dikti. Untuk memperkaya konten, tim peneliti menghadirkan Ketua Gabungan Pariwisata Indonesia (GIPI) Sumbar Joni Mardianto, Dr Sefnedi (Ahli Pemasaran), Al Busra (Dosen Arsitektur Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan UBH), Dr Evi Susanti Tasri (Ekonom Fakultas Ekonomi UBH). Kemudian untuk sektor wisata bahari khususnya wisata bawah air, hadir juga  Ria Armen SPd, Dosen Penjaskesrek UBH dan Indrawadi SPi (Senior Diving Proklamator UBH) sebagai pegiat wisata selam.

Sementara itu, Arisal Yanuarafi, SKom tim ahli yang membuat aplikasi tersebut menjelaskan bahwa, aplikasi Padang Wisata dirancang untuk dapat menampilkan informasi wisata bahari yang ada di Kota Padang. Padanya juga disediakan informasi spot foto yang menarik dan sayang untuk dilewatkan.

“Melalui aplikasi ini, pengunjung dapat mengirimkan foto yang berasal dari akun Instagram. Pengunjung juga dapat mengirimkan video yang berasal dari akun/channel Youtube. Foto dan Video yang dikirim harus melalui moderasi oleh Admin sebelum dipublikasikan di Aplikasi Padang Wisata,” jelas Arisal Yanuarafi.

Ditambahkannya, baik foto maupun video yang ditampilkan di Aplikasi berbentuk Embedded media, dimana foto dan video tersebut tetap ditampilkan dari Aplikasi penyedianya yaitu Instagram dan Youtube, sehingga tetap dapat memberikan kontribusi kepada pemilik foto atau video.

Di akhir FGD, Kadis Pariwisata Kota Padang Arfian, berharap aplikasi tersebut juga disediakan konten yang berhubungan dengan pariwisata Sumatera Barat secara umum saja, seperti obyek wisata, kuliner, peta wisata, dan tempat penginapan.

“Selain itu juga harus dilakukan update berkala. Harapannya, aplikasi Padang Wisata itu wisatawan kita bisa langsung mengakses tempat wisata Kota Padang, penginapan dan lain sebagainya. Dan Pak Wawako berpesan kepada saya, beliau berharap tim peneliti memberikan informasi hasil dari kegiatan FGD ini kepadanya,” tutup Arfian. (*/hsn) Editor : Hendra Efison
#wisata bahari #aplikasi Padang Wisata #Dosen UBH Padang