Penerbangan merupakan opsi paling cepat dan efisien menjangkau tujuan jarak pendek, menengah dan jauh, seperti antarkota atau antarprovinsi. Dalam waktu beberapa jam, penumpang bisa mudik atau liburan dengan mudah dan nyaman.
Lion Air member of Lion Air Group mengumumkan periode 13-30 April 2023 menyediakan 1.507.860 kursi penerbangan domestik. Ketersediaan kursi tersebut dalam upaya memenuhi kebutuhan permintaan pasar musim liburan dan Lebaran atau mudik.
"Untuk mengakomodasi peningkatan permintaan tersebut, Lion Air meningkatkan jumlah penerbangan dan menyediakan lebih banyak kursi. Hal ini dilakukan agar dapat memberikan kesempatan bagi lebih banyak orang untuk dapat terbang ke tempat yang mereka inginkan. Rinciannya, penerbangan regular 1.360.800 kursi dan penerbangan tambahan (extra flight) 147.060 kursi," jelas Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro dalam rilisnya yang diterima Padek.co.
Penumpang akan memiliki lebih banyak opsi penerbangan yang tersedia. Dengan jumlah kursi dan frekuensi penerbangan yang ditingkatkan, Lion Air dapat melayani lebih banyak rute. Hal ini memungkinkan penumpang memilih waktu dan rute yang lebih sesuai dengan jadwal mereka.
Lion Air memahami bahwa permintaan penerbangan dari masyarakat yang lebih tinggi saat mudik dan liburan karena adanya keinginan untuk bertemu keluarga dan teman, berlibur, atau sekadar berwisata.
"Musim mudik dan liburan adalah waktu ketika orang sering memiliki waktu luang untuk berlibur atau mengunjungi kerabat. Kebanyakan orang memanfaatkan waktu ini melakukan perjalanan yang telah direncanakan sebelumnya," katanya.
Menurut Danang, Lion Air optimistis, dinamika permintaan penerbangan selama musim mudik dan liburan cenderung lebih tinggi dan tumbuh dibandingkan periode sebelumnya. Sehingga perjalanan udara menjadi pilihan yang semakin populer bagi masyarakat untuk bepergian.(rel)
Penambahan Frekuensi Terbang (extra flight) pada Rute:
- Padang – Batam – Padang: 7.740 kursi
- Pekanbaru – Batam – Pekanbaru: 7.740 kursi
- Batam – Palembang – Batam: 7.740 kursi
- Jakarta – Palembang – Jakarta: 7.740 kursi
- Palembang – Surabaya – Palembang: 7.740 kursi
- Surabaya – Balikpapan – Surabaya: 7.740 kursi
- · Surabaya – Palangkaraya – Surabaya: 7.740 kursi
- Surabaya – Tarakan – Surabaya: 7.740 kursi
- Kualanamu – Yogyakarta – Kualanamu: 7.740 kursi
- Balikpapan – Yogyakarta – Balikpapan: 7.740 kursi
- Banjarmasin – Yogyakarta – Banjarmasin: 15.480 kursi
- Balikpapan – Semarang – Balikpapan: 7.740 kursi
- Banjarmasin – Semarang – Banjarmasin: 7.740 kursi
- Makassar – Yogyakarta – Makassar: 7.740 kursi
- Makassar – Balikpapan – Makassar: 7.740 kursi
- Makassar – Semarang – Makassar: 7.740 kursi
- Makassar – Surabaya – Makassar: 7.740 kursi
- Makassar – Tarakan – Makassar: 7.740 kursi