Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

KM Primadona Bersama Enam Nelayan Ditemukan Selamat di Perairan Pasaman Barat

Randi Zulfahli
Penulis: Randi Zulfahli❯

KM Primadona yang hilang kontak di perairan Pasaman Barat ditemukan selamat. Enam awak dievakuasi, operasi SAR diusulkan ditutup.
KM Primadona yang hilang kontak di perairan Pasaman Barat ditemukan selamat. Enam awak dievakuasi, operasi SAR diusulkan ditutup.
PADEK.JAWAPOS.COM—Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap kapal nelayan KM Primadona yang sempat hilang kontak di perairan Pulau Pangkal, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, diusulkan untuk ditutup setelah seluruh awak kapal ditemukan dalam kondisi selamat.


Advertisement

Tim SAR gabungan menemukan kapal beserta enam orang awaknya pada Jumat (21/11/2025) sekitar pukul 13.55 WIB. Kepala Seksi Operasi Kantor SAR Kelas A Padang, Hendri, mengonfirmasi penemuan tersebut dan menyebut seluruh korban berhasil dievakuasi ke daratan.

KM Primadona, kapal boat tempel berwarna putih merah, dilaporkan hilang kontak sejak Kamis (20/11/2025) sekitar pukul 22.40 WIB. Laporan awal disampaikan oleh pihak keluarga, Khairul Anami, kepada Kantor SAR Padang.

Kapal berukuran panjang 12 meter dan lebar 1,8 meter itu menggunakan dua mesin 40 PK. Kapal berangkat dari Pulau Tanahmasa, Nias, menuju Air Bangis pada 20 November 2025 pukul 06.30 WIB dan diperkirakan tiba pukul 12.00 WIB, namun hingga waktu tersebut kapal tidak kunjung sampai.

Advertisement

Kontak terakhir kapal tercatat pada pukul 09.00 WIB di koordinat 0°3'25.52''U – 99°9'33.41''T, sekitar 33,4 mil laut dari Dermaga RIB Sasak. Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim SAR memberangkatkan RIB 03 dari Pos SAR Pasaman pada Jumat pagi pukul 06.30 WIB menuju lokasi perkiraan.

Operasi pencarian melibatkan RIB 02 Padang, dua kapal nelayan, serta Kapal Pasaman Indah dari Air Bangis. Kapal ditemukan di sekitar Pantai Sikabu pada koordinat 0°9.327'S – 99°19.592'T, berjarak sekitar 10,43 nautical miles dari lokasi perkiraan kejadian.

Enam awak kapal yang ditemukan selamat yaitu Zulfikar (52), Akmal Daudi (40), Mario (36), Andika Putra (26), Roni Simbolon (47), dan Erbet Simbolon (51). Lima orang berasal dari Air Bangis dan satu orang berdomisili di Sibolga.

Advertisement

Seluruh korban tiba di Dermaga Air Bangis pada pukul 15.05 WIB dan langsung dibawa ke Puskesmas Air Bangis untuk pemeriksaan kesehatan lebih lanjut.

Operasi SAR melibatkan unsur Pos SAR Pasaman, Kansar Padang, Polairud, Pos TNI AL, relawan masyarakat, dan sekitar 30 nelayan setempat. Kendala utama yang dihadapi selama operasi adalah gelombang laut setinggi 1 hingga 2,5 meter.

Setelah seluruh korban dinyatakan selamat dan aset dikembalikan ke kesatuan masing-masing, operasi SAR diusulkan untuk ditutup pada pukul 18.35 WIB. (CC1)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Padang EkspresIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Pencarian Hari Ketiga, Pelajar SMP Tenggelam di Sungai Batang Arau Ditemukan Tak Bernyawa

Pencarian Hari Ketiga, Pelajar SMP Tenggelam di Sungai Batang Arau Ditemukan Tak Bernyawa

Pelajar SMP yang tenggelam di Sungai Batang Arau Padang ditemukan meninggal pada pencarian hari ketiga, Minggu (16/8/2026).

Bocah 11 Tahun Hilang Terseret Arus Sungai Batang Kuranji Ditemukan

Bocah 11 Tahun Hilang Terseret Arus Sungai Batang Kuranji Ditemukan

Bocah 11 tahun yang hilang terseret arus Sungai Batang Kuranji, Padang, ditemukan meninggal pada pencarian hari kedua.

50,5 Mil dari Bungus, Penumpang KMP Ambu-Ambu Melahirkan

50,5 Mil dari Bungus, Penumpang KMP Ambu-Ambu Melahirkan

Penumpang KMP Ambu-Ambu melahirkan saat kapal berjarak 50,5 mil laut dari Bungus. Ibu dan bayi kemudian dievakuasi ke rumah sakit.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer