Padang Ekspres dan Disdik Payakumbuh Perpanjang Kerja Sama Literasi hingga 2026

PADEK.JAWAPOS.COM-Padang Ekspres kembali menegaskan komitmennya mendukung dunia pendidikan serta penguatan budaya literasi di Kota Payakumbuh.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui perpanjangan kerja sama antara Padang Ekspres dan Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh.
Kesepakatan ini dituangkan dalam Memorandum of Understanding (MoU) yang berlangsung di kantor Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh, Rabu (24/12).
Pertemuan tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh, Nalfira.
Dari pihak Padang Ekspres, hadir Darmansyah selaku pengembang koran Padang Ekspres wilayah Payakumbuh. Dalam pertemuan itu, kedua belah pihak sepakat melanjutkan kerja sama hingga tahun 2026.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh, Nalfira, menyampaikan apresiasi atas konsistensi Padang Ekspres dalam memberikan ruang edukatif bagi dunia pendidikan.
Ia menilai laman guru Padang Ekspres selama ini menjadi wadah literasi yang sangat bermanfaat bagi para pendidik di Kota Payakumbuh dan merupakan salah satu upaya nyata dalam meningkatkan kualitas guru.
“Kerja sama ini sangat positif dan strategis. Padang Ekspres telah memberi ruang yang baik bagi guru-guru untuk menulis dan berbagi gagasan. Karena itu, kami sepakat kerja sama ini dilanjutkan hingga 2026,” ujarnya saat ditemui Padang Ekspres.
Nalfira menegaskan bahwa Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh memberikan dukungan penuh kepada guru-guru agar aktif menulis dan berpartisipasi dalam laman guru Padang Ekspres.
Menurutnya, aktivitas menulis merupakan bagian penting dari pengembangan profesionalisme pendidik. Dengan adanya wadah menulis, diharapkan guru benar-benar memiliki dan menghidupi nilai-nilai literasi.
“Saya sepenuhnya mendukung guru-guru untuk aktif menulis di laman guru Padang Ekspres. Menulis bukan hanya sarana menuangkan ide, tetapi juga bagian dari peningkatan kualitas diri sebagai pendidik,” tegasnya.
Lebih lanjut, Nalfira mengungkapkan bahwa ia secara pribadi menyukai dunia tulis-menulis dan aktif dalam kegiatan literasi. Baginya, literasi adalah cara untuk mempertajam daya kritis seseorang dalam menyikapi berbagai persoalan.
Hal ini menjadi dorongan kuat baginya untuk menumbuhkan budaya menulis di lingkungan pendidikan.
“Saya pribadi adalah orang yang suka menulis dan aktif di dunia literasi. Menulis itu melatih cara berpikir, refleksi, dan kepekaan. Karena itu, saya mendorong setiap guru agar berani dan konsisten terlibat dalam dunia tulis-menulis,” ungkapnya.
Ia berharap melalui kerja sama ini, semakin banyak guru di Kota Payakumbuh yang aktif menulis. Guru juga diharapkan dapat berbagi praktik baik pembelajaran kepada sesama pendidik, serta gagasan-gagasan pendidikan yang lahir dapat memberikan manfaat bagi masyarakat luas.
Sementara itu, Darmansyah, 40, pengembang dan pemasaran Koran Padang Ekspres wilayah Payakumbuh, menilai tingginya minat guru untuk menulis sebagai modal utama keberlanjutan kerja sama ini.
Menurutnya, hal tersebut menunjukkan kuatnya budaya literasi di Kota Payakumbuh dan menjadi alasan kerja sama dinilai sangat potensial untuk terus dilanjutkan.
“Minat guru-guru di Payakumbuh untuk menulis sangat tinggi. Ini menunjukkan bahwa budaya literasi di daerah ini sudah kuat dan tumbuh dengan baik. Karena itu, kami melihat kerja sama ini memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan dan dilanjutkan,” ujarnya.
Darmansyah menambahkan bahwa Padang Ekspres berkomitmen untuk terus menjadi mitra strategis dunia pendidikan dengan menyediakan ruang yang ramah dan produktif bagi guru.
Ruang ini diharapkan dapat dimanfaatkan untuk menyalurkan gagasan, pengalaman mengajar, serta pemikiran kritis di bidang pendidikan.
“Padang Ekspres akan terus membuka ruang bagi guru untuk menulis. Kami berharap laman guru tidak hanya menjadi media publikasi, tetapi juga menjadi ruang berbagi pengetahuan dan inspirasi antarpendidik,” tambahnya.
Dengan berlanjutnya kerja sama hingga tahun 2026, Padang Ekspres dan Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh berharap sinergi media dan pendidikan semakin kuat.
Kolaborasi ini diharapkan mampu memperkokoh budaya literasi di lingkungan sekolah serta melahirkan guru-guru penulis yang aktif, kritis, dan berdaya saing di Kota Payakumbuh. (cr7)
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




