Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tekan Konsumsi BBM, ASN Diimbau Bersepeda ke Kantor

S
Penulis: Syamsu Ridwan❯
Sekko Payakumbuh Rida Ananda memimpin apel pagi ASN di halaman Balai Kota Payakumbuh, Senin (20/4). (DOK MC PAYAKUMBUH)
Sekko Payakumbuh Rida Ananda memimpin apel pagi ASN di halaman Balai Kota Payakumbuh, Senin (20/4). (DOK MC PAYAKUMBUH )

Advertisement

PADEK.JAWAPOS.COM - Pemerintah Kota Payakumbuh secara resmi memberlakukan kebijakan penghematan energi bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Balai Kota.

Selain instruksi menggunakan kendaraan roda dua dan sepeda, para pegawai juga diwajibkan melakukan pemilahan sampah mandiri guna mengatasi keterbatasan lahan pembuangan akhir.

Sekretaris Daerah Kota (Sekko) Payakumbuh Rida Ananda menegaskan langkah ini diambil sebagai tindak lanjut atas edaran Wali Kota dan arahan pemerintah pusat terkait efisiensi energi. Hal tersebut disampaikan Rida saat memimpin apel pagi di halaman Balai Kota Payakumbuh, Senin (20/4).

Advertisement

“Setiap hari Rabu, ASN diimbau menggunakan kendaraan roda dua, dan jika memungkinkan cukup dengan sepeda. Minimal satu hari dalam seminggu, yakni pada hari Jumat, kita dorong gerakan bersepeda ke kantor secara masif,” ujar Rida di hadapan peserta apel.

Rida menjelaskan, urgensi penghematan energi ini semakin krusial menyusul fluktuasi harga BBM non-subsidi. Ia meminta seluruh jajaran untuk konsisten menjalankan kebijakan tersebut sebagai bentuk komitmen menekan belanja energi di lingkungan pemerintahan.

Selain transportasi, Sekda juga menyoroti pola kerja Work From Home (WFH). Ia mengingatkan bahwa skema WFH bukan berarti relaksasi kinerja. “WFH bukan berarti libur. Kami minta tetap produktif dan menjalankan tugas secara maksimal dari rumah,” tegasnya.

Advertisement

Di sisi lain, persoalan sampah menjadi perhatian serius seiring beralihnya sistem pembuangan dari Tempat Pembuangan Akhir (TPA) konvensional ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST).

Dengan sistem ini, volume sampah yang masuk ke pusat pengolahan harus benar-benar sampah residu yang tidak bisa diolah kembali.

“Kita tidak lagi mengandalkan TPA konvensional. Karena itu, kami meminta ASN dan masyarakat memilah sampah sejak dari sumbernya. Sampah organik harus mulai diolah menjadi kompos di rumah tangga masing-masing,” lanjut Rida.

Dalam kesempatan itu, Pemko memberikan apresiasi kepada sejumlah ASN yang dinilai menjadi pelopor pola hidup hijau. Nama Kepala Dinas Kominfo, Kurniawan Syah Putra, disebut sebagai teladan karena konsistensinya bersepeda ke kantor. (rid)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Padang EkspresIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Dua Pejabat Fungsional Analis Keimigrasian Ahli Muda Dilantik, Imigrasi Padang Tekankan Integritas

Dua Pejabat Fungsional Analis Keimigrasian Ahli Muda Dilantik, Imigrasi Padang Tekankan Integritas

Imigrasi Padang melantik dua Analis Keimigrasian Ahli Muda dan menekankan profesionalisme, integritas, kompetensi, serta peningkatan kualita

Pemko Padang Perkuat Literasi Keuangan Syariah, ASN Diminta Bangun Kesadaran

Pemko Padang Perkuat Literasi Keuangan Syariah, ASN Diminta Bangun Kesadaran

Pemko Padang memperkuat literasi keuangan syariah bagi ASN dan mendorong penerapan kebijakan berbasis kesadaran, bukan sekadar perintah.

372 PPPK Payakumbuh Dibekali Etika dan Integritas Sebelum Jalankan Tugas

372 PPPK Payakumbuh Dibekali Etika dan Integritas Sebelum Jalankan Tugas

Sebanyak 372 PPPK Payakumbuh dibekali etika, integritas, dan tanggung jawab agar profesional, adaptif, serta mampu berikan pelayanan terbaik

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer