Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Puluhan Guru SD-SMP Ikuti Pelatihan Literasi

S
Penulis: Syamsu Ridwan❯
Puluhan guru SD dan SMP se-Payakumbuh mengikuti pelatihan peningkatan literasi, Senin (20/4). (SY RIDWAN/PADEK)
Puluhan guru SD dan SMP se-Payakumbuh mengikuti pelatihan peningkatan literasi, Senin (20/4). (SY RIDWAN/PADEK)

Advertisement

PADEK.JAWAPOS.COM - Puluhan guru Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Payakumbuh mengikuti pelatihan peningkatan literasi di Aula Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh, Senin (20/4). 

Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama antara Padang Ekspres dan Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh sebagai upaya meningkatkan kemampuan literasi tenaga pendidik.

Kasi Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) jenjang SD dan SMP Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh Nelvia Anenri mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari peningkatan kompetensi guru, khususnya dalam bidang literasi.

Advertisement

“Hari ini adalah kegiatan kompetensi guru dalam hal literasi. Sasaran utamanya guru SD dan SMP di Kota Payakumbuh,” ujarnya.

Ia menjelaskan, karena keterbatasan anggaran, setiap sekolah hanya mengutus satu orang guru untuk mengikuti pelatihan tersebut. Meski demikian, diharapkan ilmu yang diperoleh dapat disebarluaskan kepada guru lainnya di sekolah masing-masing.

Menurut Nelvia, peningkatan literasi guru sangat penting karena akan berdampak langsung pada kemampuan literasi siswa. “Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan literasi anak. Secara otomatis siswa kita, karena sebagaimana kita ketahui, tingkat literasi di Indonesia masih tergolong rendah,” jelasnya.

Advertisement

Ia menambahkan, Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh terus berupaya meningkatkan literasi siswa dari berbagai aspek, salah satunya melalui peningkatan kompetensi guru. “Sesuai dengan bidang kami, peningkatan dimulai dari kompetensi guru, sehingga nantinya dapat diimplementasikan kepada siswa di sekolah,” katanya.

Kegiatan pelatihan ini berlangsung selama kurang lebih 4,5 jam, dimulai pukul 07.30 WIB hingga 12.00 WIB atau setara dengan sekitar enam jam pembelajaran.
Nelvia juga menyampaikan apresiasi kepada Padang Ekspres yang telah memberikan pelatihan kepada para guru. Ia mengakui, sebagian guru di Payakumbuh sudah mulai aktif menulis, termasuk berkontribusi di media, namun masih banyak yang belum percaya diri.

“Melalui ilmu dan motivasi yang diberikan, kami berharap guru memiliki kompetensi menulis, baik untuk pengembangan diri maupun untuk ditularkan kepada siswa di sekolah masing-masing,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, untuk jenjang SD diikuti sebanyak 85 orang guru dari sekolah negeri dan swasta, sementara jenjang SMP diikuti 16 orang guru.
Pada sesi pertama, materi disampaikan oleh wartawan Padang Ekspres Payakumbuh, Syamsu Ridwan, yang membahas perkembangan berita digital, baik di media online maupun media sosial. Peserta diberikan pemahaman tentang pentingnya memilah informasi serta memanfaatkan media digital sebagai sarana edukasi.

Advertisement
Editor : Adriyanto Syafril
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Padang EkspresIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Kabut Asap Selimuti Padang, PJJ Daring untuk PAUD, SD, dan SMP Berlaku 9-10 Oktober 2026

Kabut Asap Selimuti Padang, PJJ Daring untuk PAUD, SD, dan SMP Berlaku 9-10 Oktober 2026

Kabut asap selimuti Padang, Disdikbud tetapkan PJJ daring bagi PAUD, SD, dan SMP pada 9-10 Oktober 2026 demi menjaga kesehatan.

UNP Gelar Pelatihan Pengembangan E-Modul Interaktif Berbasis Flipbook Maker untuk Guru

UNP Gelar Pelatihan Pengembangan E-Modul Interaktif Berbasis Flipbook Maker untuk Guru

UNP menggelar pelatihan pengembangan e-modul interaktif berbasis Flipbook Maker bagi guru di SMA Pembangunan Laboratorium UNP.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer