Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Harga Plastik Melonjak, Usaha Laundry di Payakumbuh Terpaksa Naikkan Tarif

S
Penulis: Syamsu Ridwan❯
Pegawai laundry sedang melayani pelanggan, kemarin. Kenaikan harga plastik memaksa pengusaha laundry menaikkan tarif. (SY RIDWAN/PADEK)
Pegawai laundry sedang melayani pelanggan, kemarin. Kenaikan harga plastik memaksa pengusaha laundry menaikkan tarif. (SY RIDWAN/PADEK)

Advertisement

PADEK.JAWAPOS.COM - Kenaikan harga plastik dalam beberapa bulan terakhir mulai berdampak pada pelaku usaha laundry di Kota Payakumbuh.

Biaya operasional yang terus meningkat memaksa sejumlah usaha laundry menaikkan tarif jasa cuci dan setrika demi menjaga kualitas layanan.

Salah satu pelaku usaha laundry yang merasakan dampak tersebut adalah Excito Laundry di Kota Payakumbuh.

Advertisement

Pemilik usaha, Putri Yulia, mengaku lonjakan harga plastik cukup memberatkan karena plastik menjadi salah satu kebutuhan utama dalam operasional laundry.

Menurut Putri, harga plastik pembungkus pakaian bersih yang sebelumnya berada di angka Rp 33 ribu per kilogram, kini melonjak menjadi Rp 50 ribu per kilogram.

Advertisement

Kenaikan juga terjadi pada plastik pembawa pakaian yang telah dibungkus, yang biasanya dibeli Rp 38 ribu per pak, kini naik menjadi Rp 60 ribu per pak.

“Dulu harga plastik pembungkus laundry Rp 33 ribu per kilogram, sekarang naik menjadi Rp 50 ribu. Untuk plastik pembawa yang warna biru juga naik, dari Rp 38 ribu per pak sekarang Rp 60 ribu per pak,” ujar Putri saat ditemui, Senin (21/4).

Kenaikan harga bahan penunjang ini, kata Putri, berimbas langsung terhadap biaya operasional usaha laundry.

Jika kenaikannya hanya berkisar seribu atau dua ribu rupiah, pihaknya masih bisa menahan harga jasa laundry. Namun karena lonjakan harga dinilai cukup besar, penyesuaian tarif akhirnya tak terhindarkan.

“Kalau naiknya cuma sedikit mungkin masih bisa kami tahan. Tapi karena naiknya cukup banyak dan mengganggu biaya operasional, akhirnya harga laundry terpaksa kami naikkan,” katanya.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Padang EkspresIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Efek Domino Kenaikan Bahan Bangunan

Efek Domino Kenaikan Bahan Bangunan

Harga bahan bangunan naik hingga 40 persen akibat kenaikan plastik dan BBM nonsubsidi, produk PVC, kabel, semen, hingga pasir ikut terdampak.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer